
Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026. (instagram @veda_54)
JawaPos.com - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menujukkan mentalitasnya setelah berhasil finis posisi ke-8 di Moto3 Catalunya 2026. Veda pun mengungkap cerita perjuangannya dalam balapan tersebut karena start dari baris belakang alias posisi ke-20.
Sejatinya, Veda tidak mencatatkan performa ciamik pada rangkaian balap hari pertama dan kedua. Pembalap asal Gunungkidul itu melempem di sesi kualifikasi hingga harus memulai balapan utama dari posisi ke-20.
Namun start dari baris belakang tak menciutkan mentalnya. Pembalap Honda Team Asia itu tampil begitu impresif pada sesi balapan utama yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (17/5) kemarin.
Pada awal balapan, Veda langsung nyetel dan melesat delapan tingkat ke posisi ke-12. Pembalap berusia 17 tahun itu sempat kesulitan untuk menembus 10 besar. Tapi perlahan, dia berhasil menyalip sejumlah rivalnya hingga menutup balapan di posisi kedelapan.
Veda mengaku sangat senang dengan keberhasilannya, karena hasil tersebut membawanya meraup delapan poin. Performanya di seri Catalunya tersebut mirip-mirip seperti pada seri Moto3 Spanyol 2026. Di mana, dia berhasil menutup balapan dengan finis ke-6 usai start dari posisi ke-17.
”Ini adalah balapan yang sangat bagus dan penting bagi saya. Sebagai pembalap rookie di Moto3, setiap balapan memberi saya lebih banyak pengalaman dan membantu saya memahami lebih baik bagaimana mengelola situasi ini,” kata Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, dikutip Senin (18/5).
”Start dari belakang lagi seperti di Jerez dan berjuang kembali ke kelompok depan adalah sesuatu yang sangat positif bagi saya,” tambah dia.
Veda mengungkap salah satu kunci keberhasilannya adalah langsung tampil melesat di awal balapan. Namun hal tersebut juga berpengaruh pada keausan ban, sehingga membuatnya lebih berhati-hati mengelola ban dengan baik.
”Saya memiliki kecepatan yang bagus selama balapan dan berhasil memulihkan banyak posisi di awal. Pada satu momen saya sedikit terlalu memaksakan diri dengan ban depan dan saya mengerti bahwa saya perlu mengelolanya dengan hati-hati karena masih ada banyak lap tersisa,” ungkap Veda.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
