
Pelatih panjat tebing disiplin speed Indonesia Galar Pandu Asmoro menjawab pertanyaan ANTARA, di tempat pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim panjat tebing Indonesia, di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/3/2026) malam. (ANTARA/Donny Aditra)
JawaPos.com - Pelatih tim panjat tebing disiplin speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menyebut kondisi timnya kini semakin solid setelah melewati dinamika internal yang sempat mencuat akibat kasus negatif yang melibatkan oknum pelatih sebelumnya, dikutip dari ANTARA.
Menurut dia, perubahan signifikan terlihat pada suasana latihan dan hubungan antaratlet yang kini lebih menyatu, serta saling mendukung satu sama lain dalam menjalani program persiapan menuju berbagai kejuaraan internasional.
"Mereka berlatih dengan lebih ceria, satu sama lain juga ada komunikasi, saling peduli, sudah sangat berbeda ketika sebelum saya masuk untuk melatih," kata Galar saat diwawancarai di tempat pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim panjat tebing Indonesia, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu siang.
Dia menjelaskan, tim pelatih tetap mempertahankan standar operasional prosedur (SOP) yang dinilai sudah baik, sembari melakukan evaluasi terhadap aspek yang perlu diperbaiki agar kinerja tim semakin optimal.
Selain itu, pendekatan atau perubahan dalam pola komunikasi menjadi salah satu fokus utama pembenahan.
Galar menilai keterbukaan antara atlet dan pelatih kini meningkat, termasuk dengan kehadiran asisten pelatih putri yang membantu menjembatani komunikasi bagi atlet perempuan.
"Terus terkait atlet yang ingin izin dan lain-lainnya, sekarang kami komunikasikan bersama. Jadi keputusan tidak diambil hanya oleh satu orang atau saya sendiri saja," ujar dia.
Mantan pelatih pelatda Jawa Timur itu menambahkan, setiap masukan atau kebutuhan atlet tetap melalui proses pertimbangan matang oleh tim pelatih, agar keputusan yang diambil benar-benar sesuai dengan kepentingan bersama. Dia melihat, hal yang tidak jauh berbeda juga terlihat untuk tim lead dan boulder.
Galar optimistis, dengan suasana yang lebih kondusif dan komunikasi yang terbuka, performa atlet speed Indonesia akan semakin meningkat dalam menghadapi agenda kompetisi mendatang.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
