
Kemenpora ingin Indonesia mulai mempersiapkan diri untuk SEA Games 2027 meski masih 1,5 tahun lagi. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mulai melakukan persiapan untuk menghadapi kompleksitas persaingan SEA Games 2027 di Malaysia. Langkah ini dilakukan sembari menunggu daftar cabang olahraga yang dipertandingkan, yang masih dalam tahap negosiasi.
SEA Games 2027 dijadwalkan bergulir pada 18-29 September dengan Malaysia sebagai tuan rumah. Ada empat wilayah yang diproyeksi akan menjadu lokasi pertandingan, yakni Kuala Lumpur, Sarawak, Penang, dan Johor.
Banyaknya kota lokasi penyelenggaraan membuat pemerintah mulai bergerak dalam mempersiapkan kontingen Indonesia, meski masih 1,5 tahun. Langkah pertama yang dilakukan oleh Kemenpora adalah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Indonesia untuk Malaysia dan Komite Olimpiade Indonesia.
Erick Thohir sebagai Menpora RI menggelar pertemuan dengan Dubes Indonesia untuk Malaysia, Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo dan Ketua KOI, Raja Sapta Oktohar di Graha Kemenpora, Jumat (20/2) sore.
“Pada SEA Games nanti ada empat wilayah yang menjadi lokasinya. Sehingga mungkin nanti beberapa hal perlu dipersiapkan," ujar Erick dalam keterangan pers di Kemenpora RI.
"Seperti dari segi logistik dan mobilitas para atlet, dan persiapan lainnya, juga yang perlu dukungan dari KBRI yang lebih tahu kondisi di sana,” sambungnya.
Selain secara logstik dan mobilitas, Erick juga ingin Indonesia mempersiapkan diri dari seg kompetisi. Apalagi tuan rumah Malaysia cukup ambisius dengan berusaha mengejar status juara umum.
Sehingga Indonesia secara realistis akan bersaing dengan negara-negara kuat lainnya di Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam untuk mendapatkan peringkat kedua dan ketiga.
“Artinya kita harus kembali mulai mempersiapkan dengan benar. Berarti persaingan kita nanti dengan Thailand dan Vietnam, yang tentu ingin menempati nomor dua dan tiga. Nah, kita tentu berkompetisi yang sama di posisi itu,” jelas Menpora Erick.
Di sisi lain, Erick juga mengatakan dalam mempersiapkan secara kompetisi juga harus menunggu daftar cabor yang dipertandingkan. Sampai saat ini, dia menyebut semuanya masih dalam tahap negosiasi.
Sehingga Erick mengingatkan seluruh pimpinan cabang olahraga di tanah air untuk segera mematangkan persiapan atlet mengingat waktu yang tersisa hanya sekitar 1,5 tahun.
"Detail mengenai nomor-nomor apa yang akan dipertandingkan, memang masih ada negosiasi. Kemarin sebenarnya sudah ada pembicaraan di Thailand waktu itu," tuturnya.
"Persiapannya tinggal 1,5 tahun lagi. Jadi kalau kita hanya mulai dari sekarang, saya rasa ini perlu dipercepat dengan para pimpinan cabor," ucap Erick menambahkan.
Sementara itu, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari menjelaskan, dalam persiapan SEA Games ini pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan NOC Malaysia secara informal.
“Nah, spiritnya sejauh ini sudah sama, bagaimana memaksimalkan fungsi SEA Games supaya lebih banyak nomor olimpiade dan kalau bisa bahkan lisensi supaya bisa mendapatkan tiket ke Olimpiade 2028,” ujarnya.

Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026, Bruno Moreira Siap Hadapi Teror Bonek!
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026, Kesempatan Terakhir Macan Kemayoran ke Semifinal
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
