Para atlet berkompetisi dalam kejuaraan panjat tebing kategori bouldering South East Asia (SEA) Boulder League di Boulder Planet Tanjung Duren, Central Park Mall 2, Jakarta. (ANTARA)
JawaPos.com - Boulder Planet Indonesia menyelenggarakan kejuaraan panjat tebing South East Asia (SEA) Boulder League atau SEABL 2026 di Jakarta pada 14-15 Februari, diikuti 180 atlet putra dan putri dari 13 negara, dikutip dari ANTARA.
"Ajang ini menjadi panggung pengembangan talenta bouldering yang telah berkembang menjadi salah satu olahraga urban dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia," kata Direktur Boulder Planet Indonesia Ronald Fedora Pudjiono dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.
Dia menjelaskan para atlet dari kalangan generasi muda, 80 persen dari Indonesia dan sisanya dari 12 negara, menyambut antusias penyelenggaraan kejuaraan itu.
Kategori tertinggi untuk bouldering yang dipertandingkan yaitu kategori open yang diikuti para atlet termasuk dua atlet peraih medali emas cabang panjat tebing di SEA Games Thailand yaitu Ardana Cikal Damarwulan dari Indonesia dan Auswin Aueareechit dari Thailand.
Selain itu, ada pula kategori novice untuk peserta pemula dan intermediate untuk atlet yang sudah memiliki pengalaman dan teknik yang lebih matang.
"Jadi untuk masyarakat umum atau komunitas bisa bergabung untuk merasakan pengalaman serunya bertanding bersama-sama di olahraga panjat tebing ini," katanya.
Ronald mengatakan bahwa perkembangan seorang atlet tidak bergantung pada satu panggung kompetisi saja. Oleh sebab itu, SEA Boulder League dirancang dalam tiga rangkaian acara yang digelar di tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia, dan Filipina.
Dia mengaku senang melihat perkembangan olahraga bouldering sebagai gaya hidup masyarakat urban yang berkembang pesat di Indonesia. Banyak kalangan muda, kata dia, datang ke Boulder Planet untuk mulai mencoba berlatih.
"Pertama kali mereka mencoba panjat tebing jatuh di matras, namun kemudian terus mencoba hingga banyak yang jatuh cinta dengan olahraga ini," katanya.
Ronald berharap ajang tersebut turut memacu kemajuan perkembangan bouldering di Indonesia dan dapat menjadi olahraga kebanggaan Merah Putih pada masa mendatang.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
