
Lee Zii Jia ingin bangkit dari keterpurukan dan kembali ke 10 besar dunia. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pebulu tangkis tunggal putra Malaysis, Lee Zii Jia bertekad bangkit dari keterpurukan yang membelenggunya dalam setahun terakhir. Rival Jonatan Christie itu mengincar kembali ke persaingan elite dan masuk 10 besar.
Lee Zii Jia pernah menjadi salah satu pebulu tangkis tunggal putra yang sangat disegani. Ia mampu menduduki ranking 2 dunia pada Oktober 2022 dan bertahan selama 13 pekan beruntun. Zii Jia juga menjuarai Kejuaraan Asia pada tahun yang sama.
Namun, karier Lee Zii Jia mulai merosot karena mengalami cedera parah pada bagian punggungnya. Terutama pada 2025, di mana dia hanya memainkan empat turnamen, yakni Orleans Masters, All England, Kejuaraan Dunia, Hong Kong Open, dan China Masters.
Kecuali Orleans Masters, Lee Zii Jia selalu kalah pada babak pertama. Kemenangan terakhirnya adalah melawan Srikanth Kidambi (India) pada awal Maret 2025. Sisanya dia selalu langsung menelan kekalahan dalam setiap pertandingan.
Peringkat Lee Zii Jia pun terjun bebas hingga keluar dari 100 besar dunia. Bahkan sempat menyentuh 144 sebelum jadi 103 pada pekan ini. Pun begitu, Lee Zii Jia menolak menyerah.
Lee Zii Jia dengan sungguh-sungguh ingin bangkit pada 2026 dengan mengikuti empat turnamen awal tahun dalam tur Asia. Kemenangan pertama pun diraih pemain berusia 27 tahun itu pada Indonesia Masters 2026.
Pemain yang punya rekor pertemuan 5-6 dengan Jonatan Christie itu sukses meraih kemenangan perdananya dengan mengandaskan perlawanan wakil India, HS Prannoy dengan dua gim langsung 21-19, 21-11 di Istora Senayan, Jakarta pada Rabu (21/1).
"Saya rasa ini adalah kemenangan yang sangat berarti bagi saya. Terutama karena sudah hampir satu tahun sejak kemenangan terakhir saya sebelumnya. Jadi, seperti yang saya katakan, ini kemenangan yang sangat berarti bagi saya," kata Zii Jia usai pertandingan,
Diakui Lee Zii Jia, kemenangan perdana di Indonesia Masters 2026 merupakan sebuah terobosan untuk dirinya pribadi. Apalagi dalam dua turnamen awal di Malaysia Open 2026 dan India Open 2026, dia juga kalah di babak pertama.
"Saya sempat mengalami awal yang buruk di Malaysia Open dan India Open. Akhirnya di Indonesia Masters ini saya mendapatkan kemenangan pertama saya tahun ini," ucap Zii Jia.
"Banyak hal terjadi tahun lalu dan saya tidak punya pengalaman untuk menangani semua masalah yang muncul. Tapi saya tetap bisa melewati semua masalah itu dan berdiri di sini, bermain di Indonesia Masters lagi. Jadi, saya siap untuk tantangan ini," tambahnya.
Ketika ditanya soal targetnya, Lee Zii Jia dengan penuh ambisi menyatakan ingin masuk jajaran pemain elite lagi. Dia bertekad untuk masuk ke 10 besar dunia lagi, meski disadari olehnya bahwa target tersebut tidak akan mudah.
"Pastinya saya ingin kembali ke posisi 10 besar. Ada banyak hal yang perlu saya temukan kembali dalam kompetisi. Itulah sebabnya untuk bulan Januari ini saya mengikuti keempat turnamen," ujarnya.
"Kepercayaan diri dan momentum harus didapatkan dalam kompetisi. Saya perlu menemukannya kembali di dalam turnamen atau kompetisi," ucap Zii Jia menambahkan.
Selain mengikuti banyak turnamen, Lee Zii Jia saat ini juga punya tim sendiri. Sebagai pemain independen, dia memiliki pelatih, pelatih fisik, dan fisioterapi yang selalu mendampingi saat mengikuti turnamen.
"Iya, tentu saja (tim sendiri). Ada tiga orang pelatih, pelatih fisik, fisio juga. Ada tiga orang dalam tim. dan mereka ikut sama saya seetiap turnamen. Sepanjang tahun ini, mereka menjadi tim saya," pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
