Surabaya Samator berhasil meraih peringkat ketiga Proliga 2025 setelah mengalahkan Palembang Bank SumselBabel dengan skor 3-1.
JawaPos.com – Kompetisi nasional seperti Proliga 2026 jadi sarana untuk menyeleksi pemain untuk tampill di Asian Games 2026.
Hal tersebut disampaikan asisten pelatih tim nasional voli putra Indonesia Erwin Rusni. ”Secara sistem, sebenarnya ada beberapa jenjang pembinaan dan seleksi, mulai dari Porprov, Porda, PON, hingga SEA Games. Itu yang selama ini kita kenal. Namun, acuan tidak berhenti di situ saja,” ujar Erwin kepada Jawa Pos.
Menurutnya, federasi juga menaruh perhatian besar pada kompetisi yang berjalan rutin dan memiliki kualitas pertandingan tinggi, seperti Livoli dan Proliga. Kedua ajang tersebut dinilai lebih relevan untuk memantau konsistensi performa atlet.
”Kalau sekarang, yang bisa kita lihat secara nyata ya dari Livoli dan Proliga. Dari situ terlihat siapa pemain yang memang layak dan siap untuk masuk tim nasional,” jelasnya.
Erwin mengakui, tidak banyak pemain yang benar-benar menonjol setiap musim. Hal itu kerap memunculkan persepsi publik bahwa pemanggilan pemain didominasi klub tertentu.
”Kadang muncul anggapan ‘kok itu lagi, itu lagi’. Tapi yang perlu dipahami, memang ada pemain-pemain yang secara kualitas mumpuni. Baik untuk tim inti maupun cadangan,” katanya.
Ia juga menepis anggapan adanya unsur titipan dalam proses seleksi. Menurutnya, pemilihan pemain dilakukan melalui tahapan dan pertimbangan teknis, yang tidak selalu terlihat dari luar.
”Banyak yang berkomentar tanpa tahu kondisi sebenarnya. Kenapa pemain ini dipilih atau tidak, itu ada jenjang dan penilaiannya,” tegas Erwin.
Terkait pembinaan usia muda, Erwin menilai tidak semua klub Proliga dan Livoli melakukan pembinaan dari nol. Klub-klub besar seperti Lavani, Samator, dan Indomaret umumnya merekrut pemain yang telah memiliki dasar teknik voli.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
