
Alexander Chang/Tanapat Nirundorn raih gelar juara ganda putra ajang M-15 Seri 1 Amman Men's World Tennis Championship 2026, di Nusa Dua Bali. (Istimewa)
JawaPos.com - Alexander Chang/Tanapat Nirundorn sukses meraih gelar juara ganda putra di ajang M-15 Seri 1 Amman Men's World Tennis Championship 2026, di Nusa Dua Bali. Mereka menumbangkan pasangan Taisei Ichikawa/Hikaru Shiraishi dua set langsung.
Pada laga final di lapangan A Nusa Dua Bali, pasangan dari Amerika Serikat dan Thailand, ini tampil mengejutkan dengan menumbangkan lawannya yang merupakan unggulan pertama. Meski baru pertama kali berpasangan, Alexander Chang/Tanapat Nirundorn mampu tampil solid. Set pertama, ganda dari Jepang ini dipaksa menyerah 3-6.
Berupaya bangkit dan sempat mematahkan servis dari Tanapat Nirundorn di game ke-5, upaya Taisei Ichikawa/Hikaru Shiraishi kembali menemui hambatan. Pasangan Amerika Serikat serta Thailand ini mampu mengantisipasinya sehingga akhirnya menutup set kedua 7-5 untuk keluar sebagai juara.
Seusai memenangi laga yang berdurasi 1 jam 9 menit tersebut, Tanapat Nirundorn memuji rekannya yang tampil begitu luar biasa tanpa kenal Lelah. Alexander Chang juga harus bermain rangkap di nomor tunggal dan ganda putra.
Alexander Chang mengungkapkan, gelar yang diraihnya ini menjadi hasil menggembirakan sekaligus menjadi modal penting mereka berdua. Mereka akan kembali berpasangan pada M-15 seri kedua mendatang.
Dengan gelar juara yang diperoleh pada seri pembuka M-15 di Nusa Dua Bali, Alexander Chang/Tanapat Nirundorn berhak atas hadiah uang sebesar $ 930 dan juga tambahan 15 poin. Sedangkan sebagai runner up, Taisei Ichikawa/Hikaru Shiraishi memperoleh $ 540 serta 8 poin.
Baca Juga:Skuad Timnas Indonesia Mengerucut, Ini Daftar 20 Pemain yang Gagal Masuk Skuad Piala AFF 2026
Sementara itu, di sektor tunggal putra, wakil Thailand Thanaphat Boosarawongse secara dramatis berhasil menumbangkan Alexander Chang melalui kemenangan rubber set. Ketatnya pertarungan antar kedua pemain tersaji di sepanjang pertandingan.
Poin demi poin berlangsung imbang hingga skor 3-3 di set pertama. Namun pemain kidal Amerika Serikat yang berusia 20 tahun tersebut dengan senjata servis serta groundstroke yang prima, memenangi set awal ini dengan 6-3.
Memasuki set kedua, ternyata menjadi momen kebangkitan bagi pemain Thailand berusia 22 tahun yang merintis di turnamen ini lewat jalur kualifikasi, dimana secara perlahan dapat meredam agresifitas Alexander Chang dan membalasnya dengan keunggulan 7-6 tiebreak 5, sehingga laga pun harus diselesaikan dengan rubber set.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022