Jafar/Felisha dan Fajar/Fikri masih punya kans untuk lolos ke BWF World Tour Finals 2025 jika dapat hasil bagus di Australian Open 2025. (Dok; PBSI)
JawaPos.com - Dua pasangan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, masih memiliki peluang untuk lolos BWF World Tour Finals 2025. Meski kecil, mereka bisa mewujudkan itu andai memenuhi sejumlah syarat dan skenario di Australian Open 2025.
Indonesia saat ini sudah mengunci tiga wakil untuk BWF World Tour Finals 2025. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani jadi pasangan pertama yang memastikan tempat tersebut di Hylo Open 2025.
Sementara dua lainnya dari sektor tunggal, yakni Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani, yang menyusul Sabar/Reza lolos ke BWF World Tour Finals 2025 usai Kumamoto Masters 2025. Mereka lolos berkat kegagalan rivalnya jadi juara di turnamen level Super 500 tersebut.
Kelolosan Jonatan dan Putri KW membuat 40 tempat kini nyaris komplet. Tinggal empat slot saja yang belum terisi, termasuk dua di antaranya melibatkan wakil Indonesia, yakni Fajar/Fikri di ganda putra dan Jafar/Felisha di ganda campuran.
1. Fajar/Fikri Harus Juara Australian Open 2025
Berdasarkan data ranking Race to Hangzhou 2025, Fajar/Fikri menempati urutan ke-15 dengan 58.790 poin. Jumlah nilai itu mereka kumpulkan dalam tujuh turnamen, masih setengah dari batas 14 turnamen yang diikuti.
Meski begitu, kans Fajar/Fikri masih terbuka. Saat ini duet yang baru dipasangkan sejak Juli itu bersaing dengan pasangan Thailand dan tiga duet Taiwan.
Duet Thailand yang dimaksud adalah Dechapol Puavaranukroh/Kittinupong Kedren (urutan 8 dengan 66.560 poin). Sementara tiga pasangan Taiwan adalah Chiu Hsiang Hsieh/Wang Chi Lin (urutan 9 dengan 66.120 poin), Lee Fang Chih/Lee Fang Jen (urutan 10 dengan 65.830 poin), dan Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan (urutan 12 dengan 64.880 poin).
Saat ini hanya Dechapol Puavaranukroh/Kittinupong Kedren dan Chiu Hsiang Hsieh/Wang Chi Lin yang berpeluang besar lolos ke Hangzhou. Artinya, Fajar/Fikri harus bisa lebih baik dari tiga rivalnya di Australian Open 2025.
Untungnya, sejauh ini rival Fajar/Fikri sudah berkurang satu setelah Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan menelan kekalahan di babak pertama Australian Open 2025. Selain itu, mereka juga mesti bersyukur karena Dechapol/Kedren memilih absen dalam turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.
Tapi, Fajar/Fikri tak boleh lengah. Sebab ada dua syarat krusial untuk mewujudkan misinya lolos ke BWF World Tour Final 2025. Pertama, mereka harus menjuarai Australian Open 2025. Hasil ini mutlak dan tidak bisa dinegosiasi.
Selain itu, Fajar/Fikri juga harus berharap dua pasangan Taiwan, yakni Lee Fang Chih/Lee Fang Jen dan Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan, gagal mencapai semifinal. Jika salah satu dari rivalnya tersebut mencapai semifinal, maka kans Fajar/Fikri akan tertutup meskipun mereka menjadi juara.
2. Jafar/Felisha Minimal Tembus Perempat Final
Sementara di ganda campuran, Jafar/Felisha masih punya kans lolos ke BWF World Tour Finals 2025 karena saat ini menempati peringkat 10 dalam Race to Huangzhou dengan 68.500 poin. Mereka bersaing ketat dengan duet Thailand, Ruttanapak Oupthong/Jhenicha Sudjaipraparat, yang duduk satu tingkat di atasnya dengan 68.640.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
