
Pasangan Ganda Campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu saat berhadapan dengan pasangan Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje pada babak 4 besar Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). (Dery Ridwansah/
JawaPoa.com - Asa Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu meraih gelar Indonesia Masters 2026 seketika sirna usai kandas di babak semifinal. Duet ganda campuran andalan tuan rumah itu menelan kegagalan yang cukup menyakitkan karena peluang untuk menang sempat terbuka lebar.
Jafar/Felisha harus menyerah dari pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Bøje di semifinal Indonesia Masters 2026. Mereka kalah 22-20, 19-21, 17-21 di Istora Senayan, Sabtu (24/1) sore WIB.
Kekalahan ini pahit karena sebenarnya kemenangan sempat terlihat ada di depan mata Jafar/Felisha, terutama di gim ketiga alias penentuan. Mereka unggul 11-4 saat interval.
"Ya, pertama eh puji Tuhan, kita bersyukur walaupun kami kalah hari ini. Kesempatannya ada, cuma gagal memanfaatkannya. Terus juga banyak tertekan di lapangan yang set kedua itu," kata Felisha usai pertandingan.
"Enggak nyaman buat kita di situ, tapi kita enggak bisa keluar dari tekanan. Terus juga banyak kendala non-teknis juga yang saya rasa. Jadi enggak memaksimalkan kesempatan yang ada," tambahnya.
Menurut Felisha, ada faktor non-teknis yang turut memengaruhi permainan mereka. Terutama kondisi angin yang sangat terasa di gim penentuan dan tak menguntungkan untuk ia dan Jafar.
"Kondisi anginnya berasa banget ya beda. Jadi dari di set ketiga itu yang banyak poin, yang saya service itu memang nyaman banget untuk cari serangan. Tapi di pas ganti lapangan sini, susah kendaliinnya, terus mereka juga nyepetin [mempercepat tempo]," terang Felisha.
“Permainan sebenarnya cukup bagus. Tapi di interval set ketiga mereka pasti bakal mempercepat tempo. Saya sudah kasih tahu Felis, cuma tekanannya bikin kami agak takut membuka bola karena smash mereka kencang,” ucap Jafar.
Kegagalan ini pun diakui Jafar/Felisha gagal memenuhi target yang ditetapkan secara personal. Sebelumnya mereka mematok target juara Indonesia Masters 2026.
“Kalau sesuai target pribadi sih belum. Evaluasinya bagaimana caranya keluar dari tekanan lawan di kondisi lapangan yang tidak nyaman. Selain itu, power tangan juga jadi catatan karena saat kalah angin kami susah menyerang,” ucap Felisha.
Meski Jafar/Felisha gagal melaju ke final, Indonesia sudah berhasil meloloskan dua wakilnya ke partai puncak Indonesia Masters 2026. Yakni Alwi Farhan dari nomor tunggal putra dan sektor ganda putra akan menghadirkan duel sesama Indonesia antara Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Ishafani melawan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
