Noah Dettwiler cedera parah usai tabrakan di sirkuit Sepang Malaysia. (Instagram @noah_dettwiler_55).
JawaPos.com - Pebalap muda asal Swiss, Noah Dettwiler, dikabarkan mengalami beberapa kali henti jantung setelah terlibat kecelakaan horor dengan juara dunia Moto3, Jose Antonio Rueda saat sesi sighting lap di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Insiden mengerikan itu terjadi pada hari Minggu (26/10) menjelang pelaksanaan Grand Prix Malaysia. Dalam sesi sighting lap, pembalap tim CIP Green Power, Noah Dettwiler (20) melaju pelan di tikungan ketiga karena diduga mengalami kendala teknis pada motornya.
Di saat yang bersamaan, pembalap asal Spanyol, Jose Antonio Rueda (19) dari tim Red Bull KTM Ajo, datang dengan kecepatan tinggi dan menabrak bagian belakang motor Dettwiler.
Benturan keras membuat kedua motor terlempar dan hancur. Video yang beredar menunjukkan kedua pembalap terpelanting dari sadel.
Tim medis MotoGP langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama di lokasi. Keduanya lalu dievakuasi menggunakan helikopter menuju rumah sakit di Kuala Lumpur.
Dilansir dari Daily Mail (27/10), ayah Noah, Andy Dettwiler mengungkapkan bahwa putranya sempat mengalami beberapa kali henti jantung dan kehilangan banyak darah.
“Mereka berjuang demi menyelamatkan nyawanya,” ujar sang ayah kepada media asal Swiss, Blick.
Noah juga dilaporkan menjalani serangkaian operasi akibat luka serius pada limpa, paru-paru, dan patah tulang terbuka di kaki. Meskipun demikian, kondisinya saat ini dilaporkan mulai stabil.
Sementara itu, Rueda dinyatakan mengalami patah tulang tangan dan gegar otak ringan. Tim Red Bull KTM Ajo menyebut pembalap berusia 19 tahun itu dalam keadaan sadar dan masih menjalani observasi lanjutan.
“Dipastikan bahwa Rueda tidak mengalami cedera serius pada kepala atau tubuh bagian atasnya, meskipun ia menderita gegar otak parah akibat benturan tersebut. Saat ini ia masih dalam masa observasi dan menunggu hasil pemeriksaan lanjutan pada tangan serta lengannya,” tulis Tim Red Bull KTM Ajo dalam pernyataan resminya.
Insiden itu membuat jadwal beberapa balapan di Sirkuit Sepang mengalami penundaan. Pembalap MotoGP, Alex Marquez yang akhirnya keluar sebagai pemenang Grand Prix Malaysia, mendedikasikan kemenangannya untuk kedua korban.
“Doa dan pikiranku tertuju kepada mereka berdua. Aku masih merasa cemas di dalam hati, jadi mari kita semua berharap yang terbaik untuk mereka,” ujar Alex Marquez usai balapan.
Hal serupa juga disampaikan oleh Franco Morbidelli yang mengaku balapan terasa berat usai insiden itu terjadi.
“Aku benar-benar khawatir dengan apa yang sedang terjadi. Semoga semuanya baik-baik saja atau setidaknya sebaik mungkin,” kata Morbidelli dikutip dari Daily Mail.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
