Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 05.42 WIB

Final 76 IDH 2025: Downhiller Elite Nasional Berebut Juara Umum di Klemuk Bike Park

Aksi peserta putaran final kejuaraan 76 Indonesian Downhill (IDH) 2025. - Image

Aksi peserta putaran final kejuaraan 76 Indonesian Downhill (IDH) 2025.

JawaPos.com - Klemuk Bike Park, Batu, Jawa Timur bakal segera menjadi arena persaingan keras dan kompetitif dari jajaran downhiller terbaik Indonesia pada putaran final kejuaraan 76 Indonesian Downhill (IDH) 2025.

Ajang extreme sports besutan 76 Rider ini akan segera mengakhiri musim 2025 setelah menyelesaikan dua putaran sebelumnya di Kudus dan Yogyakarta, sekaligus menemukan downhiller terbaik yang berhak menyandang predikat juara umum. Putaran terakhir kejuaraan sepeda gunung yang terdaftar di Union Cycliste Internationale (UCI) level C1 ini akan berlangsung pada 25-26 Oktober mendatang.

Sorotan para downhill mania bakal tertuju pada kelas prestasi Men Elite. Hingga putaran final ini persaingan mengerucut ke empat besar yang diisi nama-nama teratas klasemen yaitu Pahraz Salman Alparisi (400 poin), M. Abdul Hakim (260 poin), Andy Prayoga (250 poin), dan Rendy Varera (210 poin).

Sementara Khoiful Mukhib (262 poin) yang berada di urutan kedua klasemen Men Elite kansnya justru menipis lantaran dipastikan absen karena tengah dibalut cedera.
Agnes C. Wuisan dari 76 Rider selaku penyelenggara mengatakan, sejak seri pembuka di Kudus hingga kini, atmosfer kompetisi di 76 Indonesian Downhill 2025 menunjukkan berbagai peningkatan yang signifikan.

Ia menyoroti performa para atlet peserta di berbagai kategori yang cukup bervariasi. Perjalanan musim 2025 mencerminkan kematangan kejuaraan dari berbagai aspek terutama karena tidak adanya dominasi tunggal di berbagai kategori lomba.

"Dari dua seri yang sudah digelar di Ternadi Bike Park dan Bukit Klangon, musim ini menyuguhkan kompetisi yang semakin ketat dan tak terduga. Dari sepuluh kelas yang dilombakan, hanya dua atau tiga kelas yang punya juara berulang. Artinya tidak ada dominasi yang mutlak. Semua peserta relatif punya peluang besar, tampil kompetitif, dan penuh spirit sportivitas," urai Agnes.

Membahas persaingan gelar juara umum khususnya di kelas Men Elite, Agnes memprediksi persaingan hebat akan tersaji di seri terakhir 76 Indonesian Downhill 2025. Setiap rider diyakini tampil all out. Meski gelar juara umum sudah di depan mata, Pahraz Salman diyakini dalam mode waspada, lantaran ancaman ketat dari rival-rival terdekatnya. M. Abdul Hakim, downhiller andalan 76 Rider DH Squad, masih bisa menyalip. Demikian halnya dengan Andy Prayoga serta Rendy Varera Sanjaya yang tidak bisa ditepikan begitu saja, mengingat keduanya merupakan veteran juara umum 76 Indonesian Downhill.

"Skenarionya menarik. Pahraz Salman memang masih memimpin, tapi selisih poin tidak besar. Sedangkan M. Abdul Hakim, Andy Prayoga, maupun Rendy Varera semuanya masih punya peluang juara yang sangat realistis kalau berhasil tampil sempurna di Klemuk. So, ini akan jadi race yang sangat menarik untuk disaksikan,” ujar Agnes.

Sementara itu Event Director 76 Indonesian Downhill Aditya Nugraha menyinggung venue race di Klemuk Bike Park yang dikenal sebagai lintasan legendaris yang telah melahirkan banyak rider top tanah air. Pada putaran final kali ini, Aditya mengatakan, pihaknya melakukan sejumlah pembaruan pada layout lintasan agar tantangan meningkat dan pengalaman peserta lebih maksimal. Lintasan yang memiliki panjang sekitar 1,5 kilometer itu kini memiliki memiliki sejumlah tambahan section teknikal dan elevasi curam yang kian memacu adrenalin para peserta.

Meski begitu ia tetap memastikan faktor keamanan juga yang ditingkatkan secara ketat.

"Layout tahun ini berbeda sekitar 40% dibanding 2024. Titik start kami mundurkan, beberapa trek lama diubah, dan total panjangnya bertambah sekitar 250 hingga 300 meter. Kami menghadirkan section negatif yang menuntut decision making cepat jika ingin mendapatkan waktu tercepat. Kami juga meningkatkan unsur keamanan karena Bukit Klemuk ini memang curam sekali sehingga perlu menambah jumlah jaring pengaman hampir tiga kali lipat lebih banyak dari tahun lalu. Faster rider, steeper hill, last round, itu tiga kata kunci yang menggambarkan lintasan Klemuk Bike Park 2025," terang Aditya.

Tidak hanya diikuti oleh downhiller nasional, Aditya juga mengonfirmasi bahwa sejumlah atlet downhill internasional bakal ikut meramaikan putaran final di Klemuk Bike Park.

Sejumlah nama yang telah teregistrasi antara lain berasal dari negara tetangga seperti Filipina, Malaysia, hingga Thailand.

Ia menambahkan, konsistensi keterlibatan rider dari luar negeri sekaligus menunjukkan pengakuan internasional terhadap kualitas kompetisi dan penyelenggaraan 76 Indonesian Downhill.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore