
Sebanyak 11 pegolf Indonesia mengikuti Jakarta International Championship (JAKIC) 2025. Event itu total diikuti 150 pegolf. (Rizky Ahmad Fauzi/Jawa Pos)
JawaPos.com-Sebanyak 11 pegolf Indonesia bakal mengikuti Jakarta International Championship (JAKIC) 2025. Event itu akan bergulir mulai 2 hingga 5 Oktober di Damai Indah Golf-Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta. Total terdapat 150 pegolf yang akan tampil.
JAKIC 2025 merupakan bagian dari International Series, event bergengsi Asian Tour yang mulai berlangsung sejak 2022. International Series ini merupakan kerja sama antara Asian Tour dan LIV Golf Investment.
Salah seorang harapan Indonesia di turnamen International Series JAKIC 2025 ini adalah Kevin Akbar. Pegolf 28 tahun ini mulai menjalani karir profesional sejak 2019 dan telah mengoleksi 1 gelar internasional (event Asian Development Tour: The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2022) dan 1 titel event nasional.
Bagi para pegolf tuan rumah, dukungan penuh publik Indonesia tentunya memberikan motivasi tambahan. Ini pun berlaku bagi Kevin yang saat ini berada dalam performa terbaiknya. Setelah hasil positif dalam 2 dari 3 event internasional di Jakarta, termasuk finis T7 di Indonesia Open pada akhir Agustus.
Kevin berharap bisa melanjutkan momen positif di JAKIC 2025. Dia pun sangat yakin bisa berprestasi baik di PIK Course kali ini.
Itu merupakan finis pertama di top 10 event Asian Tour. Namun, kali ini, dia merasa peserta di International Series sangat berbeda.
"Saya rasa jika saya menampilkan permainan golf terbaik saya, saya bisa bersaing dengan para pemain ini di lapangan. Yang pasti, saya coba dan menikmati momen bermain. Semoga saya bisa mengeluarkan kemampuan terbaik saya," kata Kevin saat diwawancarai.
Disinggung soal pola permainan, dia menyebutkan akan bermain seperti biasa. Menurut dia, tidak ada yang perlu dibedakan dari yang biasanya.
"Karena sudah melakukan yang terbaik di persiapannya. Jadi hari H main saja. Saya merasa bisa main bagus kalau mindsetnya bagus," ucap Kevin.
Kevin menilai tantangan tersendiri di lapangan adalah angin. "Karena di PIK ini kan memang terkenal anginnya kencang, jadi harus siap lah memperkirakan di mana arah anginnya," tutur dia.
Untuk target spesifik, selain berharap ingin bisa menampilkan yang terbaik, Kevin ingin mengalir saja dengan bermain enjoy.
"Lawannya di International Series pasti banyak yang kuat dan bagus. Main di minggu ini. Karena prize money juga lebih besar dari Asian Tour yang lain. Jadi ya banyak pemain bagus justru bagus karena bisa lebih banyak belajar," ungkap Kevin.
Sementara itu, dua bintang LIV Golf, Anthony Kim (USA) dan Ollie Schniederjans (USA), akan memulai debut mereka di Indonesia. Pegolf yang populer ketika menjadi pahlawan AS di Ryder Cup 2008 tersebut menjalani musim keduanya di arena kompetitif.
Pegolf yang kini berusia 40 tahun tersebut kembali ke dunia profesional pada Februari 2024 setelah menghilang selama 12 tahun di dunia golf yang telah membesarkan namanya.
Baca Juga: Gelar Juara Dunia Direbut sang Kakak, Alex Marquez Fokus Incar Runner-up MotoGP 2025
Dia menyebutkan, ini merupakan musim keduanya di arena profesional sejak kembali ke arena kompetitif. Karenanya, permainannya belum stabil dan konsisten.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
