Rinov/Pitha di perempat final BAC 2025. (dok. PBSI)
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat berbicara mengenai masa depan duet Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Ia enggan memberikan kepastian terkait nasib pasangan ganda campuran Indonesia tersebut untuk saat ini.
Nasib Rinov/Pitha memang masih abu-abu usai. Pasangan juara dunia junior 2017 itu belum juga tampil dalam turnamen internasional, pasca Kejuaraan Dunia 2025 pada awal September lalu.
“Coming soon,” kata Taufik Hidayat, saat ditemui di Kemenpora RI pada Selasa (23/9).
Taufik tak mau berspekulasi terkait nasib Rinov/Pitha di Pelatnas PBSI. Begitu pula mengenai kemungkinan mereka dipecah lagi. Legenda hidup bulu tangkis dunia itu memilih untuk menjawabnya dengan candaan.
“Dipecah nanti susah disambungnya. Kayak gelas. Coming soon," tutur Taufik.
Rinov/Pitha sebenarnya sempat dijadwalkan turun dalam tiga turnamen sepanjang September 2025. Yakni Hong Kong Open 2025, China Masters 2025, dan Korea Open 2025.
Namun mereka ditarik menjelang Hong Kong Open 2025. Penyebabnya adalah kegagalan Rinov/Pitha berbicara banyak dalam Kejuaraan Dunia 2025. Mereka langsung kandas di babak 32 besar.
"Hasilnya kurang bagus kan? Mereka minta (kembali) dipartnerkan itu, karena sudah lama. Dengan kualitas mereka, targetnya final atau juara. Ternyata, kalah di babak pertama, kedua. Hasilnya kurang baik, jadi kami tarik," ujar Rionny di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur pada Rabu, 3 September 2025.
Rionny Mainaky selaku pelatih kepala ganda campuran utama Pelatnas PP PBSI, memang sempat memberikan ultimatum kepada Rinov/Pitha. Bila jelek, tim pelatih bersama PBSI akan memutuskan nasibnya.
Tapi sampai saat ini belum ada kepastian dan kejelasan nasib Rinov/Pitha. Tindakan langsung dari tim pelatih hanya menarik mereka dari tiga turnamen di Asia.
"Nanti kedepannya kita evaluasi. Engga (ganti pasangan), sementara kita masih dievaluasi dulu. Sementara langkah pertama kita tarik dari semua kejuaraan," terang Rionny.
"Nanti dulu (potensi degradasi). Saya belum ngomong ke anak. Lebih ke evaluasi. Jadi sementara iya tiga turnamen ditarik. Selanjutnya belum ada, nanti," jelasnya menambahkan.
Rinov/Pitha sendiri sudah lama berpasangan. Tepatnya dari 2017, di mana mereka juga jadi juara dunia junior. Tapi prestasi dan kemajuannya tak begitu signifikan karena hanya juara BWF World Tour Super 300 dan runner-up Super 50p.
RiPith kemudian sempat dipecah awal 2025. Rinov diduetkan dengan Lisa Ayu Kusumawati, sedangkan Pitha berpasangan dengan Verrell Yustin Mulia. Tapi keduanya dipasangkan lagi pada Kejuaraan Asia (BAC) pada April 2025 lalu.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
