
Apriyani/Fadia berhasil menandai comeback dengan mengalahkan Rachel/Febi di babak pertama Hongkong Open 2025. (Dok. PBSI)
JawaPos.com-Apriyani Rahayu/Siti Fada Silva Ramadhanti menandai comeback alias kembali sebagai pasangan di Hongkong Open 2025 dengan manis. Mereka menjungkalkan rekan senegara sekaligus juniornya, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Apriyani/Fadia yang pernah jadi andalan Indonesia di ganda putri beberapa tahun lalu, mengalahkan pasangan muda Rachel/Rose dengan susah payah. Laga harus digelar selama 58 menit dengan pertarungan rubber 21-12, 12-21, 21-16 di Hongkong Coliseum, Selasa (9/9).
"Di game pertama kami sudah benar-benar siap mau bermain seperti apa sudah tau antisipasinya," kata Fadia usai laga, dalam keterangan resmi PP PBSI.
"(Kemudian) di game kedua dari Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum tidak terlalu banyak mengubah pola, tetapi kami banyak melakukan kesalahan sendiri jadi kayak gak siap," tambah dia.
Apriyani menambahkan, mereka kesulitan meladeni Rachel/Febi karena juniornya itu termasuk duet yang cocok. Baik Rachel maupun Febi disebut punya kemampuan individu yang mumpuni juga.
"Rachel/Febi cukup baik karena mereka lengkap ada pemain depan dan belakang, serangan mereka satu sama lain juga bagus, serta untuk keberanian mereka mencoba pola juga bagus, jadi sekiranya kita bisa sama-sama bisa naik. Sayang kita bertemu di babak pertama," kata Apriyani.
Ketika ditanya mengenai chemistry yang terjalin di antara keduanya, Apriyani/Fadia mengatakan hal itu tak jadi kendala. Sebab mereka juga masih kerap berlatih bersama dan juga saling ngobrol selama di Pelatnas PBSI.
Karena itu, Apriyani/Fadia tak perlu membangun chemistry dari nol lagi. Mereka hanya perlu mempererat untuk ke depannya. Termasuk pada laga babak 16 besar Hongkong Open 2025 yang digelar pada Kamis (11/9).
"Dari chemistry kami, saya rasa baik ya. Karena meskipun tidak berpasangan di Pelatnas, kita sering dipasangkan saat latihan. Saya sering ngobrol dan sharing juga sama kak Apriyani Rahayu. Baru dipasangin lagi kami mau coba balikin hawa main kami di lapangan," kata Fadia.
"Yang akan dipersiapkan di babak 16 besar pastinya untuk pola permainan, besok kita libur jadi latihan lagi dan mempererat chemistry," ucap Apriyani menimpali.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
