Marshall mengevakuasi mobil Aston Martin yang dikendarai Lance Stroll. (Bobby Arifin/Jawa Pos)
JawaPos.com – Lando Norris menunjukkan dominasinya di hari pertama Formula 1 Grand Prix Belanda 2025. Dalam sesi latihan bebas Jumat (29/8), pembalap McLaren itu tampil gemilang dengan mencatatkan waktu tercepat di dua sesi berturut-turut: FP1 dan FP2.
Pada sesi FP1, Norris mencatatkan waktu 1 menit 10,278 detik. Ia unggul 0,292 detik dari rekan setimnya, Oscar Piastri, yang berada di posisi kedua.
Keunggulan Norris tak berhenti di situ. Di FP2, ia kembali mencetak waktu tercepat, bahkan berhasil memecah angka 1 menit dengan torehan 1 menit 09,890 detik.
Oscar Piastri kembali berada di papan atas, kali ini finis ketiga di FP2 dengan selisih hanya 0,089 detik dari Norris. Hasil ini mempertegas potensi duel internal McLaren yang kian panas di Zandvoort.
Dalam empat balapan sebelumnya, Norris dan Piastri selalu finis satu-dua. Persaingan di antara mereka masih terbuka lebar, dan sesi latihan ini seolah jadi pemanasan menuju duel yang sesungguhnya di hari balapan.
Bebas Tentukan Strategi, McLaren Tak Batasi
Sempat muncul tudingan bahwa McLaren lebih memihak Norris saat GP Hungaria tiga pekan lalu. Kala itu, Norris diizinkan menjalankan strategi satu pit stop yang membuatnya unggul dari Piastri yang harus dua kali masuk pit.
Tampak atas cockpit mobil Ferrari dari Charles Leclerq. (Bobby Arifin/Jawa Pos)
Namun, kedua pembalap membantah ada ketimpangan perlakuan dari tim. Mereka justru menginginkan kebebasan penuh dalam menentukan strategi balapan.
“Dalam situasi balapan tertentu, ketika Anda berada di belakang, Anda punya risiko lebih sedikit untuk mencoba sesuatu yang berbeda. Saya pikir tidak adil untuk menetralkan peluang itu hanya demi menjaga strategi yang sama,” kata Piastri seperti dikutip dari Motorsport, Kamis (28/8).
Aston Martin Bangkit, Alonso Menyusul Norris
Menariknya, performa Aston Martin tiba-tiba membaik di FP2. Sebelumnya, pembalap utama mereka, Fernando Alonso, sempat mengeluhkan buruknya hasil meski banyak pembaruan dilakukan.
“Ini Formula 1, bukan akademi untuk menguji sesuatu. Di sini, Anda harus memberikan hasil,” tegas Alonso, Kamis (28/8), menyinggung timnya yang belum optimal meski membawa banyak upgrade.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
