
Jafar/Felisha jadi satu-satunya debutan asal Indonesia di Kejuaraan Dunia 2025. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah mengaku sudah tak sabar untuk debut di Kejuaraan Dunia 2025 bersama Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Dia bahkan bertekad revans alias balas dendam jika bertemu dengan wakil Malaysia.
Jafar/Felisha jadi satu-satunya debutan Indonesia dalam ajang Kejuaraan Dunia 2025. Duet muda itu baru dipasangkan pada tahun lalu dan kini sudah jadi andalan di sektor ganda campuran.
Antusiasme tinggi pun dimiliki oleh salah satunya, Jafar Hidayatullah. Pemain berusia 22 tahun itu mengatakan, berlaga di Kejuaraan Dunia 2025 adalah impiannya sejak kecil.
“Ini merupakan impian dan keinginan saya untuk bisa tampil di Kejuaraan Dunia jadi rasanya excited banget untuk bisa tampil dan bermain di sini," kata Jafar dalam keterangan resmi PP PBSI, Minggu (24/8).
"Walaupun excited banget saya tetap harus mengontrol diri saya untuk tidak terlalu menggebu-gebu dan tetap tenang di dalam permainan saya ," tambahnya.
Meski berstatus debutan, Jafar/Felisha langsung jadi andalan karena saat ini duduk di peringkat 11 dunia. Mereka jadi pasangan ganda campuran terbaik yang dimiliki oleh Indonesia.
Jafar/Felisha pun langsung ke babak kedua karena dapat bye di babak pertama. Mereka bakal menantang pemenang duel Mihajlo Tomic/Andela Vitman (Serbia) atau Misha Zilberman/Svetlana Zilberman (Israel).
Jalan terjal baru ditemui Jafar/Felisha jika berhasil melewati babak 32 besar. Sebab mereka berpeluang untuk melawan andalan Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei pada babak 16 besar.
Duet Negeri Jiran itu bisa jadi momok untuk Jafar/Felisha. Sebab dalam dua pertemuan sebelumnya, mereka selalu kalah dari Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Kedua bentrokan itu dilangsungkan tahun ini di Indonesia Masters 2025 dan Japan Open 2025.
Nah Jafar bertekad untuk bangkit. Ia dan Felisha tak mau kalah lagi sehingga mengusung misi revans jika benar bertemu di babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2025.
“Melihat undian yang ada, lawan-lawan yang akan dihadapi bukanlah lawan yang mudah, rencananya di babak 16 besar akan berhadapan dengan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dan kami sudah kalah dua kali. Jadi kalau bertemu lagi saya ingin membalaskan kekalahan,” tutur Jafar.
Selain Jafar/Felisha, Indonesia punya satu wakil lain dari sektor ganda campuran. Yakni Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.
Adapun Indonesia secara keseluruhan menurunkan total 12 wakil pada Kejuaraan Dunia 2025 yang digelar di Paris pada 25-31 Agustus 2025. Di luar ganda campuran, ada nama Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Alwi Farhan (tunggal putra), Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani (tunggal putri).
Kemudian Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, serta Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (ganda putra), serta Fadia/Lanny dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi (ganda putri).

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
