
kepengurusan PB PI DKI Jakarta periode 2024-2028. (Rizky Ahmad Fauzi/Jawa Pos)
JawaPos.com-Cabang olahraga padel hampir pasti dipertandingkan di Olimpiade 2032 yang berlangsung di Brisbane-Australia. Sedangkan, di edisi Olimpiade Los Angeles 2028 berharap masuk sebagai cabang eksibisi.
Persiapan panjang dilakukan Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PB PI). Saat ini sudah menyiapkan talenta agar siap bertarung di Olimpiade 2032. Saat ini, padel tengah menjamur. Terutama di kota-kota besar.
Ketua PB PI Galih Dimuntur Kartasasmita menuturkan, kans padel dipertandingkan di 2032 sudah 99 persen. Dia menyebutkan Australia sebagai tuan rumah sudah memberikan lampu hijau bila padel akan menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan.
Saat ini, Federasi Padel International dikatakannya sedang mencoba memenuhi standar Olympic Charter.
"Di LA 2028 Insyallah eksibisi. Ini lagi fight, dan kami sebagai member sudah memenuhi karena harus ada 88 negara. Sudah ada itu," ucap Galih usai melantik kepengurusan PB PI DKI Jakarta periode 2024-2028 yang dipimpin Gino J Korompis di kawasan Kuningan, Jakarta Pusat, Selasa (5/8).
Persiapan panjang sudah dilakukan. Salah satunya dia berharap Jakarta bisa menjadi pabrik atlet padel bagi Indonesia.
"Jakarta sebagai salah satu yang memang padel itu berkembang pesat, jadi permintaan saya atau harapan saya banyak. Salah satunya penyebaran yang fair dan adil kepada seluruh masyarakat Jakarta," ujar Galih.
Dia berharap sosialisasi harus benar dan tidak sekadar menjadi olahraga elit. Selain itu, misi keduanya adalah, harus bisa mempersatukan seluruh stakeholder. Sebab, Jakarta dihuni banyak klub dan lapangan.
"Industrinya maju, pemainnya juga banyak, dan ini semua harus dirangkul secara adil dan merata," ungkap Galih.
Sedangkan, harapan ketiganya adalah Jakarta bisa menjadi salah satu pabrik yang bisa menciptakan atlet-atlet padel untuk merah putih di ke depannya.
"Nah ini yang paling sulit. Insya Allah kan Olimpiade 2032, jadi DKI sebagai industri padel yang salah satu yang paling maju di Indonesia, ya memang harus menciptakan atlet-atlet yang berkelas," ujar Galih.
Sementara itu, Gino meyakini wilayahnya bisa menjadi barometer padel nasional dan memiliki banyak atlet yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
"Kami percaya kalau Jakarta itu sangat bisa untuk membuat pabrik atlet-atlet, karena dilihat dari tempat dan penduduk dan kekuatan ekonomi, harus bisa," tegas Gino.
PB PI Jakarta akan menggelar beberapa turnamen demi bisa menjaring talenta baru padel. Gino bersama kepengurusan PB PI DKI Jakarta akan segera menggodok turnamen yang akan digelar dalam waktu dekat.
"Iya, itu sementara waktu memang kejuaraan-kejuaraan sudah ada, cuma memang akan kita bagi lagi menjadi kejuaraan yang lebih profesional dan menjadi kejuaraan yang untuk mengarah ke arah atlet-atlet internasional," sambung Gino.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
