Ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti menang dua gim langsung atas Yataweemin Ketlieng/Passa-orn Phannachet. (ANTARA)
JawaPos.com - Hasil ganda putri sepanjang 2025 belumlah optimal. Hanya satu gelar juara yang didapat. Yakni dari Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Mereka meraih podium tertinggi di Thailand Masters Super 300.
Karenanya PP Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) selaku induk organisasi tepok bulu Indonesia memutuskan untuk merombak empat pasangan ganda putri utama.
Karel Mainaky selaku pelatih ganda putri utama menyatakan, perombakan ini dilakukan agar pasangan baru nanti bisa menembus level elit dunia. "Awalnya perubahan ini didasari hasil selama ini untuk menembus top elit yang cukup sulit," ujarnya.
Menurutnya, sejak didatangkan pada April 2025, dia melihat dan mempelajari dari beberapa pertandingan. "Mulai mempelajari per individu, sepertinya akan lebih hidup bila ada tukar pasangan," ucap Karel.
Adapun, pemain yang dirombak adalah Amallia Cahaya Pratiwi/Lanny Tria Mayasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang kembali berduet.
Karel menyebutkan bahwa empat pasangan ini bakal didaftarkan di dua turnamen bulan September. Yaitu Hongkong Open Super 500 dan China Masters Super 750. "Dengan pasangan baru ini, saya berpikir untuk masuk ke level elit dunia cukup besar kesempatannya," sambung Karel.
Bungsu dari klan Mainaky itu menyampaikan bahwa selain dari kualitas individu, ketika dipasangkan saat latihan, mereka juga menunjukkan kemajuan yang signifikan.
"Setelah Piala Sudirman dan rangkaian turnamen hingga Indonesia Open, akhirnya saya tetapkan hati saya untuk merombak pasangan-pasangan ini," papar pelatih yang sempat melatih di Jepang itu.
Karel melanjutkan, sebelum tur Asia lalu, dia sudah mencoba di latihan dan terlihat kemajuan dari masing-masing pemain. "Ambil contoh ketika pasangan lama melawan ganda putri pratama dengan sistem voor beberapa poin, mereka kebanyakan kalah, tidak bisa mengejar," jelas Karel.
Tapi, sambungnya setelah dipasangkan dengan partner baru, pola permainannya bisa berubah dan bisa menang. "Mungkin juga ini ada semangat yang baru. Mereka pun siap dengan petualangan baru ini," kata Karel.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
