Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum saat menghadapi pebulu tangkis ganda putri Taiwan Chang Ching Hui/Yang Ching Tun dalam babak 32 besar Indonesia Open 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2025). (Salman Toyibi/
JawaPos.com - Pertarungan rival dengan dua partner berbeda berhasil dimenangkan Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum.
Mereka menundukkan duo Tiongkok Chen Qing Chen/Keng Shu Liang pada Babak Pertama Macau Open 21-13, 21-19 di Macao Esat Asian Games Done, Selasa (29/7).
Sebelumnya, Apriyani yang pernah berduet dengan Greysia Polii dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, memiliki rivalitas dengan Chen Qing Chen yang sebelumnya berduet dengan Jia Yi Fan. "Chen Qing Chen adalah pemain yang punya kualitas sangat baik. Dia sedang membimbing juniornya yang juga punya kualitas," ujar Apriyani.
Secara penampilan dan aura, Apriyani menilai Chen masih sama di lapangan. "Walau sekarang terasa lebih kalem," ungkap pemain binaan PB Jaya Raya Jakarta itu.
Pemain kelahiran Konawe itu menyebutkan bahwa masih banyak melakukan kesalahan semdiri. Khususnya di game kedua yang membuat lawan sempat mengejar. "Kami agak turun fokusnya, ini yang tidak boleh terjadi di pertandingan berikutnya," ucapnya.
Apriyani menuturkan, di event berlabel Super 300 itu, dia ingin penampilannya bisa lebih konsisten. "Dan itu kami terus usahakan," tegas pebulu tangkis berusia 27 tahun itu.
Sementara itu, ganda putra Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus susah payah menundukkan duo Malaysia unggulan keenam Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan rubber game (21-15, 16-21, 23-21).
"Kami percaya dengan kemampuan diri sendiri. Dari pola kami menerapkan permainan no lob cepat, berusaha agar mereka tidak banyak mengangkat bola yang menguntungkan mereka," ungkap Yeremia.
Yeremia menyebutkan, di poin-poin akhir game ketiga, mereka memaksa untuk bermain dengan pola yang diterapkan. "Lawan coba memperlambat tempo dan dengan pertahanan mereka yang kuat, mereka terus berusaha mengangkat bola. Kami hari ini bisa unggul di adu drive dan permainan depan," ucapnya.
Pemain binaan PB Exist Jakarta itu menuturkan, di turnamen ini sudah memasang mindset. "Saat masuk lapangan kami berpikir kami tidak mau kalah. Ini saatnya kami untuk unjuk gigi," tuturnya.
Baca Juga: Kejutan! Duet Coba-Coba Fajar/Fikri Sukses Sabet Gelar China Open 2025, Bekuk Jagoan Malaysia
Tunggal Putra

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
