Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Juli 2025 | 15.33 WIB

FORNAS VIII 2025: NTB Menjadi Pusat Olahraga dan Ekonomi

NTB menjadi tuan rumah FORNAS VIII 2025 pada 26 Juli hingga 1 Agustus. (Istimewa) - Image

NTB menjadi tuan rumah FORNAS VIII 2025 pada 26 Juli hingga 1 Agustus. (Istimewa)

JawaPos.com–Nusa Tenggara Barat (NTB) siap menjadi tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025. Event dua tahunan yang akan digelar pada 26 Juli hingga 1 Agustus ini bakal menjadi panggung sport tourism, budaya, dan semangat kebangsaan..

Acara melibatkan lebih dari 20.000 pegiat olahraga masyarakat dari seluruh Indonesia. Pemerintah Provinsi NTB bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) telah menyatakan kesiapan penuh menyambut pelaksanaan FORNAS VIII.

Tahun ini, perhelatan dipastikan menjadi yang paling inklusif dan menyeluruh. Kegiatan tersebar di tujuh kabupaten/kota di NTB, khususnya Pulau Lombok, serta potensi perluasan ke wilayah Sumbawa dan Bima.

Sebanyak 74 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) akan berpartisipasi dalam tiga kategori besar. Yakni Olahraga Kesehatan dan Kebugaran (OKK), Olahraga Petualangan dan Tantangan (OPT), serta Olahraga Tradisi dan Kreasi Budaya (OTKB).

Sebanyak 36 venue disiapkan untuk mendukung kelancaran seluruh pertandingan dan kegiatan pendukung lainnya. Acara pembukaan akan digelar di Gedung Gubernur NTB dan akan dihadiri lWakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta Ibu Negara. Turut hadir Menko PMK, Menteri Pemuda dan Olahraga, Ketua KORMI Nasional, para gubernur se-Indonesia, hingga delegasi internasional, termasuk Putra Presiden Turki Necmettin Bilal Erdoğan, dan perwakilan dari sembilan negara anggota ASEAN.

FORNAS VIII 2025 juga diproyeksikan menjadi pendorong kuat pemulihan ekonomi daerah. Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB H. Lalu Wirajaya menyebut FORNAS bukan sekadar ajang olahraga, melainkan momentum menghidupkan ekonomi lokal secara menyeluruh.

"Ini bukan sekadar event, tapi peluang emas yang harus kita kelola dengan cerdas. FORNAS menyatukan sport, budaya, dan ekonomi lokal dari desa sampai kota,” ujar Lalu Wirajaya.

Menurut proyeksi, FORNAS VIII berpotensi menghasilkan dampak ekonomi hingga Rp 130 miliar hanya dalam sepekan. Sektor akomodasi diperkirakan menyumbang Rp 30 miliar, makanan dan minuman Rp 21 miliar, transportasi lokal Rp 10 miliar, serta belanja oleh-oleh Rp 6 miliar.

Sekitar 90 persen kebutuhan logistik dan venue dipasok dari pelaku usaha lokal, menciptakan ratusan lapangan kerja temporer dan mendorong pertumbuhan UMKM di berbagai sektor.

"FORNAS ini adalah wisata rasa gotong royong. Ekonominya tidak hanya naik di grafik, tapi juga terasa di warung, pasar, dan dapur warga,” tambah politikus Partai Gerindra itu.

Event ini sejalan dengan visi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dalam menjadikan NTB sebagai destinasi unggulan MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) berskala nasional dan internasional. Strategi ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Mengusung tema Kalah Menang, Semua Senang, FORNAS VIII bukan hanya soal medali dan pertandingan, tetapi menjadi ruang inklusif untuk merayakan semangat kebugaran, budaya, persatuan, dan kebahagiaan seluruh rakyat Indonesia.

"Mari kita sambut FORNAS dengan hati terbuka dan tangan terbuka. Kita buktikan bahwa NTB bukan hanya indah untuk dikunjungi, tapi juga kuat untuk membangun. Dari sport tourism, kita bawa NTB Makmur Mendunia,” ucap Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB Lalu Wirajaya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore