Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 31 Mei 2025 | 23.58 WIB

Banyak Rekornas Pecah di Kejurnas Akuatik 2025, Anindya Bakrie: Modal untuk Youth Olympic dan SEA Games

Hari pertama Kejurnas Akuatik 2025 berhasil menciptakan deretan rekor baru baik di kategoru kelompok umur maupun nasional. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ketua Umum Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI), Anindya Bakrie bergembira mengetahui banyaknya rekor nasional yang pecah dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2025. Ia yakin itu bisa jadi modal untuk ajang internasional, baik Youth Olympic Games 2026 maupun SEA Games 2025.

Anindya menyambangi Stadion Akuatik Gelora Bung Karno untuk menghadiri Kejurnas Akuatik 2025 pada hari ketiga. Dia datang bersama dengan jajaran pengurus PB AI, Sabtu (31/5) pagi.

Anin, sapaan akrab Anindya Bakrie, mengaku senang dengan antusiasme para peserta yang hadir dalam Kejurnas Akuatik 2025. Itu dibuktikan dengan jumlahnya yang ia sebut mencapai 1.200 atlet, baik itu dari cabang olahraga renang, polo air, maupun loncat indah hingga master.

"Yang menarik kalau 1.200 pesertanya, yang datang itu dikalikan tiga. Jadi 3.600 di sini ini, bapak, ibu, adik, kakak datang semua. Jadi suatu ya bisa dibilang ya pesta akuatik di liburan panjang," kata Anindya Bakrie di Stadion Akuatik.

Selain itu, Anindya juga menyampaikan bahwa hingga hari ketiga penyelenggaraan Kejurnas Akuatik 2025, telah tercipta banyak rekor baru, dengan lima di antaranya merupakan rekor nasional (rekornas).

Flairene Candrea jadi perenang paling banyak memecahkan rekornas. Dia tercatat dua kali mempertajam rekornas nomor 100m gaya punggung putri dengan 1 menit 2,30 detik (1:02,30) dan 1 menit 2,25 detik (1:02,25) serta sekali di nomor 50m gaya punggung putri dengan 28,86 detik.

Kemudian ada Adelia Chantika Aulia yang memecahkan rekornas 100m gaya bebas putri dengan 56,49 detik. Perenang berusia 14 tahun itu juga berhasil memecahkan rekornas kelompok umur di nomor serupa dan lainnya.

Satu perenang lain yang turut memecahkan rekor adalah Muhammad Dwiki Raharjo, yang berhasil menobarkan diri sebagai perenang 100m gaya dada putra tercepat dengan catatan waktu 1 menit 1,75 detik (1:01,75).

"Mereka bertiga memecahkan rekornas. Tentu kita inginnya level SEA Games dan Asian Games, bahkan Olimpiade. Saya mengatakan, waktu saya jadi chef de mission Olimpiade tahun lalu, saya melihat perenang-perenang kita bagus. Tapi kalau bisa istilahnya mendapatkan medali suatu saat. Tidak gampang, tidak mudah. Belum pernah. Tapi tidak ada yang nggak mungkin," kata Anin. 

Kejurnas Akuatik 2025 telah menghasilkan sedikitnya lima rekornas baru. (Dok; PB Akuatik Indonesia)

"Jadi inilah suatu uji coba buat nanti Youth Olympics. Terus juga SEA Games di Bangkok. Lalu juga nanti World Championship di Romania. Ada juga di Singapura tahun depan. Jadi ini semua benar-benar untuk membawa semangat," tambah pria yang juga Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) ini.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore