
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyaksikan langsung penandatangan Cooperation Agreement yang dilakukan oleh Ketua Umum Pordasi Aryo Djojohadikusuma.
JawaPos.com - Indonesia menargetkan untuk bisa meloloskan 100 atlet pada Olimpiade Los Angeles 2028. Jumlah tersebut jauh dari edisi Paris 2024 sebelumnya dengan 29 atlet.
Oleh sebab itu, setiap cabang olahraga dicanangkan untuk bisa tembus ke multi event terbesar sejagad itu. Termasuk berkuda untuk menciptakan sejarah.
Untuk menuju ke sana, PP Pordasi selaku induk organisasi berkuda Indonesia melakukan perjanjian kerjasama dengan The French Equestrian Federation (FFE), France Galop, The Association for Training and Social Action of Racing Stables (AFASEC), The French Horse and Riding Institute (IFCE), dan Filière Cheval.
Perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut kunjungan PP Pordasi ke Paris pada 6-9 Maret 2025. Kemitraan ini juga diperkuat dengan Rencana Aksi 2022–2027 yang mencakup eksplorasi kerja sama pada bidang olahraga berkuda.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyaksikan langsung penandatangan Cooperation Agreement yang dilakukan oleh Ketua Umum PP Pordasi Aryo Djojohadikusumo dan Direktur Jenderal IFCE Jean-Roch Gaillet.
Aryo menyebutkan bahwa ini menjadi tonggak sejarah bagi olahraga berkuda Indonesia. Sebab, kerja sama ini akan membuka pintu bagi transfer pengetahuan, pengembangan bakat, dan peningkatan infrastruktur. "Sekaligus membawa olahraga berkuda Indonesia ke panggung internasional," ujarnya.
Menurut Aryo, perjanjian ini memiliki tujuan utama mengembangkan dan menciptakan kemitraan di sektor olahraga berkuda yang mencakup lima hal. Pertama, Cabang Equestrian, termasuk penataan dan penyiapan tim eventing untuk Asian Games 2026-2030 dan Olimpiade 2028-2032, serta pengembangan cabang Eventing di Indonesia.
Kedua, Cabang Pacuan, khususnya melalui pelatihan joki dan penunggang kuda Indonesia masa depan sekaligus pengembangan arena pacuan kuda di Indonesia, event pacuan kuda, pelatihan joki, penunggang kuda, asisten, pengurus, dan juri, serta pendirian pusat pelatihan di Indonesia.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menyatakan, penandatanganan perjanjian ini menandai dimulainya era baru dalam hubungan kerja sama antara Indonesia dan Prancis di bidang olahraga berkuda.
"Dengan komitmen kuat dari kedua belah pihak dan dukungan pemerintah Prancis maupun Indonesia, masa depan olahraga berkuda domestik akan semakin siap untuk bersaing di kancah internasional," ucapnya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
