
Olahraga ringan seperti peregangan dapat menjaga kesehatan tubuh dan semangat jiwa para lansia. (Freepik)
JawaPos.com- Memasuki usia senja bukan berarti tubuh harus berhenti bergerak. Justru, tetap aktif secara fisik merupakan kunci untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh. Aktivitas fisik yang tepat mampu memperkuat otot dan tulang, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, serta menjaga suasana hati tetap positif.
Namun, banyak lansia yang mulai menghindari aktivitas fisik karena takut cedera atau merasa tubuh tidak sekuat dulu. Padahal, ada banyak pilihan olahraga ringan yang tetap aman dan efektif untuk dilakukan tanpa harus memaksakan tubuh bekerja keras.
Bahkan, studi terbaru dari The Sydney Morning Herald mengungkapkan bahwa lansia yang kembali aktif berolahraga setelah lama tidak melakukannya dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kardiovaskular hingga 11 persen. Sebaliknya, mereka yang sebelumnya aktif namun berhenti justru mengalami peningkatan risiko sebesar 27 persen.
Olahraga secara rutin sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, terutama jantung. Orang dewasa disarankan untuk berolahraga setidaknya 150 menit per minggu atau sekitar 30 menit per hari selama lima hari dalam seminggu. Bagi lansia, aktivitas fisik yang teratur mampu meningkatkan keseimbangan, fleksibilitas, dan daya tahan tubuh. Tidak hanya itu, olahraga juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi risiko depresi.
Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh European Heart Journal, lansia dengan kondisi kronis seperti tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2 tetap merasakan manfaat besar dari olahraga teratur. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi tindakan pencegahan terhadap penyakit jantung dan kardiovaskular.
Berikut adalah beberapa jenis olahraga ringan dan aman yang cocok dilakukan oleh lansia:
1.Jalan Kaki dan Jalan Santai di Alam Terbuka
Berjalan kaki merupakan aktivitas sederhana namun efektif. Selain menyehatkan jantung dan menguatkan otot, jalan kaki di alam terbuka juga mampu memperbaiki suasana hati. Aktivitas ini bisa dilakukan sendiri atau bersama teman, dan jika dilakukan secara rutin, akan menjadi kebiasaan positif.
2. Yoga
Yoga dan latihan peregangan membantu meningkatkan fleksibilitas, keseimbangan, serta kekuatan otot. Gerakan-gerakan sederhana dalam yoga dapat mengurangi kekakuan tubuh yang sering dialami lansia dan memberikan efek relaksasi.
3. Berkebun
Berkebun bukan sekadar hobi, tetapi juga bentuk terapi fisik yang menyenangkan. Aktivitas ini membantu memperkuat otot tangan, meningkatkan koordinasi gerakan, serta memberikan ketenangan batin.
4. Berenang
Olahraga air ini sangat baik untuk lansia karena tidak membebani tulang dan sendi yang sudah mulai melemah akibat proses penuaan. Berenang juga efektif menjaga kesehatan jantung dan melatih pernapasan.
5. Bersepeda

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
