Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Mei 2025 | 01.04 WIB

Dejan/Fadia Masih Banyak Salah dan Kalah Segalanya, Indonesia Tertinggal 0-1 dari Korea di Semifinal Piala Sudirman 2025

Dejan/Fadia menelan kekalahan pada partai pembuka sehingga membuat Indonesia tertinggal 0-1 dari Korea. (Dok: PBSI) - Image

Dejan/Fadia menelan kekalahan pada partai pembuka sehingga membuat Indonesia tertinggal 0-1 dari Korea. (Dok: PBSI)

JawaPos.com - Pasangan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti menelan kekalahan dalam partai pembuka semifinal Piala Sudirman 2025 antara tim Indonesia vs Korea. Skuad Merah Putih untuk sementara tertinggal 0-1.

Dejan/Fadia mengawali perjuangan tim Indonesia kontra Korea Selatan dengan tampil melawan Seo Seung Jae/Chae Yu Jung pada partai pembuka di Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Xiamen, Tiongkok, Sabtu (3/5).

Dalam laga tersebut, Dejan/Fadia tak mampu berbuat banyak. Mereka akhirnya kalah dari pasangan yang telah lama berpisah asal Korea tersebut dengan dua gim langsung, 10-21, 15-21.

"Individu Seo Seung Jae dan Chae Yu Jung sangat bagus jadi walaupun mereka tidak bermain sebelumnya, mereka tidak perlu waktu lama untuk kembali beradaptasi," tutur Dejan usai pertandingan.

"Apalagi Seo/Chae pernah berpasangan cukup lama. Mereka sudah punya pola sendiri, sudah terbentuk dan itu menjadi modal mereka," tambahnya keterangan resmi PBSI.

Diakui Dejan, ia dan Fadia sebenarnya berupaya untuk menerapkan pola permainanya sendiri untuk mendapatkan poin. Namun, rapatnya pertahanan Seung Jae/Yu Jung membuat upayanya gagal membuahkan hasil.

"Secara permainan mencoba menyerang, mencoba menerapkan pola permainan kami. Tapi kami tidak mendapat celah yang cukup untuk mendapatkan poin," terang Dejan.

Selain itu, pasangan Korea disebut Dejan memiliki kecepatan dan kelebihan yang sulit mereka terbendung. Di sisi lain, ia dan Fadia masih banyak melakukan kesalahan falam bermain.

"Mereka punya kecepatan dan kelebihan di bola-bola awal, servis, terima servis dan pembukaan sangat baik. Mereka bisa langsung mendapat pola serangan. Itu yang menyulitkan kami," ucapnya.

"Saya dan Fadia masih harus banyak berbenah dari pola permainan, kebiasaan dan rotasi masih sering salah. Masih harus terus ditingkatkan," pungkas Dejan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore