Pesilat Indonesia Wewey Wita (kanan) bertanding melawan pesilat Thailand Suda Lueangaphichatkun (kiri) dalam babak perempat final Kelas B Putri Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (24/8).
JawaPos.com - Seni bela diri telah hidup selama berabad-abad lamanya berdampingan bersama peradaban manusia. Tidak hanya untuk pertahanan diri namun juga dapat menuntun kita menuju kedisiplinan, kebugaran, dan juga dapat pembentukan mental baja.
Meski sebagian besar seni bela diri memperhatikan harmonisasi gerakan untuk menunjukkan esensi seni itu sendiri, ada pula beberapa gerakan seni yang diciptakan untuk kebutuhan melindungi diri dari ancaman yang biasa tersaji dalam olahraga tarung.
Seni bela diri yang mematikan ini lebih dari sekedar olahraga tarung biasa. Ada beberapa teknik bertahan hidup, yang diasah dari generasi ke generasi untuk memastikan kemenangan dalam situasi genting antara hidup atau mati.
Menurut Black Belt Magazine, berikut 10 seni bela diri paling mematikan di dunia, mulai dari sejarah, teknik, dan seorang terkenal yang menguasainya.
1. Krav Maga
Krav Maga diciptakan oleh Imi Lichtenfeld, seorang pegiat bela diri kelahiran Hongaria, pada tahun 1930-an. Ia mengembangkan seni bela diri ini untuk melawan peningkatan kekerasan antisemitisme (kebencian terhadap orang Yahudi) yang terjadi di Eropa saat itu.
Lichtenfeld kemudian pindah ke Israel untuk melatih Pasukan Pertahanan Israel (IDF), dengan menciptakan seni bela diri yang menggabungkan teknik tinju, gulat, judo, dan tarung bebas jalanan. Krav Maga dirancang agar mudah dipelajari secara efektif dan praktis dalam situasi pertempuran kehidupan nyata.
Krav Maga mengutamakan serangan agresif yang bertujuan untuk segera melumpuhkan lawan. Serangan tersebut diarahkan menuju area sensitif, seperti mata, tenggorokan, dan selangkangan. Pelatihan dilakukan dengan simulasi kekerasan mirip di dunia nyata dengan menyiapkan situasi yang tidak terduga dan berbahaya.
Meski Krav Maga resmi menjadi sistem pertahanan diri IDF, seni bela diri ini telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia. Bintang Hollywood seperti Jason Statham, Jennifer Lopez, dan Tom Cruise telah berlatih Krav Maga karena pendekatan pertarungannya yang intens dan efisien dalam berlatih.
2. Muay Thai
Muay Thai atau sering dijuluki "Seni Delapan Anggota Badan" merupakan olahraga nasional asal Thailand lahir sejak abad ke-16. Awalnya seni ini dikembangkan untuk tentara di medan perang, di mana mereka akan menggunakan seluruh tubuh mereka sebagai senjata.
Seiring berjalannya waktu, Muay Thai mulai berevolusi menjadi seni bela diri yang mematikan hingga tercipta kompetisi olahraga dari seni bela diri ini dengan aturan yang tertulis dengan sistematis, namun tetap mempertahankan sisi efisiensi dan efektivitas yang sangat brutal.
Muay Thai menggunakan pukulan, tendangan, sikutan, dan lutut, untuk menyerang lawan dari berbagai arah. Seni ini juga bisa mendekat dan memeluk lawannya untuk mengatur jarak, mengontrol postur dan posisi lawannya agar serangan-serangan mendarat tepat sasaran.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
