
Khabib Nurmagomedov mengalahkan Conor McGregor pada 2018. (USA Today Sports).
JawaPos.com - Tanpa rivalitas di seluruh cabang olahraga tidak akan mendatangkan banyak prahara untuk menarik penonton, terutama dalam olahraga pertarungan. Persaingan antar petarung jika tidak dibumbui dengan permusuhan di mana dua petarung sangat ingin mengalahkan satu sama lain akan sangat membosankan.
Kemenangan yang diperoleh dari rivalitas juga dapat membentuk intrik-intrik baru yang bisa diciptakan dari pembawaan sikap bintang itu sendiri seperti kesombongan.
Sepanjang sejarah olahraga tarung, pada cabang tinju ada beberapa persaingan ikonik seperti Muhammad Ali vs Joe Frazier dan Mike Tyson vs Evander Holyfield. Selain di tinju, dari cabang Mixed Martial Arts (MMA) juga menciptakan rivalitas antar petarungnya yang menarik perhatian banyak orang.
Melansir dari Givemesport, berikut 10 rivalitas MMA terhebat dalam sejarah yang pernah ada di Ultimate Fighting Championship (UFC).
10. Khabib Nurmagomedov vs Tony Ferguson
Salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah UFC ‘Apa yang akan terjadi jika Khabib Nurmagomedov dan Tony Ferguson bertarung?’. Meskipun masuk ke dalam daftar rivalitas terbesar, sebenarnya keduanya tidak pernah bertarung di oktagon.
Dua petarung ini adalah pesaing dengan nama besar dalam sejarah UFC modern pada tahun 2015 hingga 2020. Kedua bintang tersebut benar-benar mendominasi divisi kelas ringan dan mendapat kesempatan bertanding sebanyak lima kali, namun pertarungan tersebut tidak pernah terealisasikan.
Masalah cedera dan datangnya COVID 19 pada masa itu menjadi penghalang besar untuk terlaksananya pertarungan legendaris ini yang sudah pernah dijadwalkan pada UFC 249. Di tengah Khabib menikmati masa pensiunnya menjadi pelatih MMA di Dagestan, nasibnya berbanding terbalik dengan rivalnya itu.
Tony Ferguson yang masih aktif sebagai pertarung harus bertemu dengan titik terendahnya, saat ini petarung berjuluk El Cucuy tersebut harus menelan delapan kekalahan beruntun sebagai rekor terbanyak di UFC. Kemenangan terakhirnya terjadi di tahun 2019 lalu sebelum ia di jadwalkan bertarung melawan Khabib.
9. Colby Covington vs Jorge Masvidal
Dari segi Sejarah kedua petarung, Colby Covington dan Jorge Masvidal bisa dibilang memiliki persaingan paling menarik dan menyedihkan secara bersamaan di UFC. Keduanya adalah sahabat baik, hidup damai bersama, berlatihan bersama, ingin mencapai kejayaan di divisi kelas welter bersama.
Persahabatan keduanya sedikit demi sedikit hancur karena ego dan uang. Persaingan awal Covington dengan Masvidal tampak seperti pertarungan normal, namun meningkat muncul rasa kebencian diantara keduanya. Hingga adanya pencemaran nama baik keluarga dan penyerangan satu sama lain.
Mantan sahabat itu akhirnya bertarung di UFC 272 yang dimenangkan oleh Covington dengan keputusan mutlak, setelah pertarungan lima ronde di oktagon.
8. TJ Dillashaw vs Cody Garbrandt
Rivalitas TJ Dillashaw dengan Cody Garbrandt hampir sama dengan rivalitas Covington dan Masvidal. Awalnya kedua atlet tersebut adalah sahabat, rekan latihan bersama di tim Alpha Male, namun ketika Dillashaw memutuskan keluar dari tim, percikan masalah mulai datang.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
