Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Oktober 2024 | 22.18 WIB

Petarung MMA Khamzat Chimaev Pamer Skill Gulat, Tak Gentar Meski Ada Islam Makhachev di UFC 308

Khamzat Chimaev siap bertarung habis-habisan menghadapi Robert Whittaker di UFC 308. (Instagram @khamzat_chimaev)

JawaPos.com — Khamzat Chimaev, petarung UFC asal Chechnya, Rusia, tengah bersiap untuk kembali ke Octagon setelah cukup lama absen. Petarung berjuluk 'Borz' ini akan tampil di ajang UFC 308 yang digelar pada Minggu, 27 Oktober 2024, di Etihad Arena, Uni Emirat Arab.

Pada comeback-nya kali ini, Chimaev akan berhadapan dengan lawan yang tak bisa dianggap remeh. Dia langsung dijadwalkan menghadapi mantan juara kelas menengah UFC, Robert Whittaker, yang dikenal memiliki rekor impresif di dunia mixed martial arts (MMA).

Whittaker datang ke ajang UFC 308 dengan catatan 27 kemenangan dan hanya 7 kekalahan. Statistik tersebut tentu menunjukkan bahwa Chimaev tidak akan menghadapi lawan sembarangan di atas Octagon.

Namun, Chimaev tampak percaya diri dan sama sekali tidak gentar menghadapi Whittaker. Petarung berusia 30 tahun ini bahkan berani mengklaim bahwa dia memiliki kemampuan gulat terbaik di UFC saat ini.

Dalam sebuah wawancara, Chimaev dengan tegas menyatakan bahwa status mantan juara Whittaker tidak membuatnya takut. "Kenapa saya harus peduli dengan dia? Saya adalah petarung MMA yang komplet," ujar Chimaev, dikutip dari BJPENN.

Pernyataan penuh percaya diri itu menunjukkan betapa Chimaev merasa yakin akan kemampuannya. Dia tidak hanya mengandalkan kemampuan striking, tetapi juga mengklaim memiliki kemampuan gulat yang tak tertandingi.

Chimaev bahkan menyebut dirinya sebagai pegulat terbaik di UFC saat ini, meskipun UFC juga memiliki Islam Makhachev, petarung yang terkenal dengan kemampuan grappling luar biasa. Makhachev, yang merupakan juara kelas ringan UFC, juga dikenal sebagai spesialis takedown dengan teknik gulat di atas rata-rata.

Meski begitu, Chimaev merasa tidak perlu membandingkan dirinya dengan Makhachev. Keduanya memang tidak akan pernah bertarung satu sama lain di Octagon karena mereka berada di divisi yang berbeda.

Namun, kepercayaan diri Chimaev tidak berhenti di situ. Selain kemampuan gulatnya, dia juga yakin dengan kekuatan tangan kanannya yang mematikan. "Saya bisa memukul KO dirinya dengan sangat mudah," kata Chimaev, menegaskan ancaman bagi Whittaker.

Comeback ini menjadi sangat penting bagi Chimaev, mengingat berbagai kontroversi yang sempat melibatkan namanya. Salah satu isu besar yang menimpanya adalah pembatalan pertarungan melawan Whittaker sebelumnya.

Sebelumnya, pertarungan antara Chimaev dan Whittaker sudah direncanakan untuk event UFC lain. Namun, kondisi kesehatan Chimaev yang menurun membuat UFC harus membatalkan pertarungan tersebut.

Tindakan pembatalan ini menuai beragam kritik, bahkan beberapa pihak menyebut bahwa Chimaev tidak serius dalam persiapannya. Namun, kali ini dia bertekad untuk membuktikan dirinya layak kembali berada di puncak UFC.

Dengan pertarungan yang semakin dekat, Chimaev tampak semakin bersemangat untuk mengakhiri semua keraguan yang ada. Dia ingin membuktikan bahwa dirinya masih merupakan salah satu petarung terbaik di UFC dan layak mendapatkan rasa hormat dari para penggemarnya.

Chimaev menegaskan bahwa Whittaker harus berhati-hati dengan kemampuan gulatnya. Dia juga memperingatkan Whittaker tentang ancaman pukulan kerasnya yang bisa mematikan dalam satu momen.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore