
Santini Jebreetmedia Awards 2024 digelar di JS Luwansa Hotel and Convention Center, Jakarta, pada 26 September. (Istimewa)
JawaPos.com–Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong masuk dalam nominasi sebagai pelatih terfavorit dalam Santini Jebreeetmedia Awards 2024, ajang penghargaan untuk insan olahraga. Juru taktik asal Korea Selatan itu akan bersaing dengan sejumlah pelatih dari berbagai cabang olahraga.
Rencananya edisi tahun ini bakal diselenggarakan pada 26 September di JS Luwansa Hotel and Convention Center, Jakarta. Jebreetmedia Awards 2024 memiliki nominasi lebih banyak. Pada 2023 hanya ada 14 kategori, tahun ini jumlahnya bertambah menjadi 21 kategori.
”Pada intinya, kami ingin lebih mengangkat harkat, martabat dan harga jual insan olahraga di tanah air. Tak hanya atlet dan pelatih saja, tapi juga seluruh pihak yang turut berkecimpung di ekosistem olahraga kita, seperti media, public figure, promotor, agen pemain, komunitas olahraga, dan lain-lain,” ujar Valentino Simanjintak, CEO Jebreeetmedia.
Penambahan kategori itu karena berbagai hal. Salah satunya karena terdapat pemisahan antara laki-laki dan perempuan. Contohnya pada kategoti atlet dan pelatih terfavorit. Nah pada kategori laki-laki, nama Shin Tae-yong masuk dalam nominasi. Pelatih Timnas Indonesia itu bakal bersaing dengan pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri; pelatih angkat besi Triyatno, pelatih panjat tebing Hendra Basir, dan Herli Djaenudin selaku pelatih bulu tangkis.
Sementara untuk kategori pelatih putri, terdapat nama-nama seperti Eni Nuraini (atletik), Nabila Fitriah (sepak bola putri), Eva Novalina (senam artistik), Marlina Hermawan (bola basket putri).
Kemudian untuk kategori atlet pria terfavorit, Timnas Indonesia menyumbang satu nama. Yakni Rizky Ridho Ramadhani yang juga kapten Persija Jakarta. Ridho dalam nominasi itu bakal bersaing ketat dengan dua peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 Veddriq Leonardo (panjat tebing), dan Rizki Juniansyah (angkat besi).
Selain itu ada juga nama pasangan bulu tangkis ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, lalu pebasket MVP IBL 2024 Abraham Damar Grahita, serta Rendy Tamamilang selaku pemain terbaik Proliga 2024.
Selain pembagian pelatih dan atlet berdasar jenis kelamin, ajang penghargaan itu juga mengapresiasi stakeholder atau federasi olahraga. Jadi bukan hanya atlet dan pelatih yang ikut serta. PSSI masuk dalam nominasi dan bersaing dengan PBSI, Perbasi, PBVSI, FPTI, dan PABSI.
Seluruh nominator yang masuk dalam 21 kategori telah melalui proses seleksi cermat oleh beberapa panelis yang dipimpin Sapto Haryo Rajasa.
”Ada banyak aspek yang jadi pertimbangan dalam menentukan para nominator. Kami berupaya seadil dan seobyektif mungkin. Semua yang jadi nominator tentu sudah terlibat aktif dalam mengembangkan industri olahraga Indonesia,” ujar Sapto.
Selain penghargaan umum, JebreeetMedia Awards 2024 juga bakal memberikan penghargaan khusus bagi para atlet Indonesia peraih medali di Olimpiade 2024 dan Paralimpiade 2024.
Pada Olimpiade 2024, kontingen Indonesia berhasil membawa pulang dua medali emas dan satu perunggu. Sedangkan pada Paralimpiade 2024, skuad Merah Putih memenangi satu medali emas, delapan perak, dan lima perunggu.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
