
Middle blocker timnas voli indoor putra M Malizi berupaya menahan bola spike pemain Thailand kemarin (26/8).
JawaPos.com – Timnas Indonesia memastikan diri menempati peringkat ke-9 di ajang Kejuaraan Voli Asia.
Kepastian tersebut didapat setelah skuad Merah Putih mengalahkan rivalnya Thailand 3-0 (25-21, 25-23, 25-21) saat berlaga di Shahidan Ahandoust Hall, Urmia, Iran, Sabtu (26/8).
Manajer timnas Indonesia Loudry Maspaitella menyatakan, peringkat tersebut tidak sesuai target. ’’Kami target keenam,’’ ujarnya kepada Jawa Pos kemarin. Namun, lanjut dia, tetap ada sisi positif yang bisa diambil.
Pertama, dibandingkan tim Asia Tenggara lainnya, yakni Thailand, posisi Indonesia lebih baik. Kedua, dari total enam laga yang dimainkan, Indonesia bisa meraih tiga kemenangan dengan poin tiga.
Selain melawan Thailand, sebelumnya Indonesia mengalahkan Kazakhstan di babak grup dan menggulung India. Semuanya dengan skor 3-0. Sedangkan, tiga kekalahan yang diderita semuanya berakhir dengan 2-3.
Yakni, saat melawan Tiongkok, Korea Selatan, dan Pakistan. ’’Kami kalah dengan negara voli Asia. Itu pun kalah tipis,’’ ujarnya.
Pria yang juga menjabat Wakabidbinpres PP PBVSI itu menuturkan, jika melihat prosesnya, tim memiliki progres yang bagus. Kekalahan diderita lantaran tim menghadapi lawan yang secara kualitas lebih tinggi. ’’Mereka negara dengan kultur voli yang kuat. Tapi dari pola permainan dan teknik individu, kita tidak kalah,’’ ucapnya.
Selain itu, Loudry menyatakan bahwa pemain sudah memahami kelebihan dan kekurangan dalam pertandingan. Mulai menghadapi block tinggi hingga melakukan jump serve yang keras dan lebih tajam dibandingkan kejuaraan di SEA Games atau Proliga.
Kemudian, mengerti cara mengatasi tekanan lawan yang berimbang setelah sebelumnya merasa superior usai hat-trick juara SEA Games. ’’Itu yang bakal dievaluasi menuju Asian Games. Jadi secara teknis dan nonteknis, tim banyak belajar dari kejuaraan ini,’’ ujarnya.
Setelah ini, tim bakal kembali ke tanah air pada 28 Agustus dan memulai pelatnas pada 30 Agustus di tempat latihan Surabaya Samator. Sebab, Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto Sentul yang biasa digunakan akan dipakai kursus kepelatihan level internasional.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
