
Atlet loncat indah Jawa Timur Gladies Lariesa melakukan loncatan saat bertanding pada final Loncat Indah nomor Menara Putri PON Papua di Stadion Akuatik, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/YU
JawaPos.com - Gladies Lariesa Garina memetik banyak pelajaran berharga dari debutnya di Kejuaraan Dunia FINA 2022 di Budapest, Hungaria, 17 Juni-3 Juli.
Kepada ANTARA melalui sambungan telepon, Sabtu malam, Gladies yang masih berada di Hungaria mengatakan penampilan di Kejuaraan Dunia menjadi langkah awal untuk bisa terus berprestasi pada ajang besar selanjutnya.
"Tidak menyangka bisa tampil di Kejuaraan Dunia, lawannya memang keren-keren semua. Banyak pelajaran yang saya ambil dari cara mereka berlatih, fisik, mental, dan teknik ada semua.''
''Seperti pengambilan take-off dan ketika masuk ke air," ujar Gladies.
Gladies menjadi satu-satunya wakil Indonesia pada disiplin loncat indah di Kejuaraan Dunia FINA 2022. Dia turun pada dua nomor yakni papan 1 meter putri dan nomor papan 3 meter putri.
Pada babak preliminary untuk nomor 1 meter, atlet asal Jawa Timur itu menempati posisi 29 dari total 45 peserta setelah mendapat nilai 214.00 dari lima lompatan yang dilakoni.
Hasil tersebut membuatnya gagal melaju ke final. Adapun juara pada nomor papan 1 meter putri adalah Li Yajie asal Tiongkok yang pada babak akhir mendapatkan 300.85 poin.
Kemudian pada babak preliminary nomor papan 3 meter putri, atlet yang lahir pada 26 Maret 2006 itu menempati posisi 38 atau yang terakhir dengan 165.45 poin dari total lima kali lompatan. Dia kembali gagal melaju ke babak selanjutnya.
Meski begitu, Gladies tak begitu kecewa karena itu merupakan kali pertama baginya tampil dalam gelaran dua tahunan tersebut.
Peluang Gladies untuk terus meningkatkan prestasi pun terbuka lebar, mengingat saat ini usianya masih 16 tahun dan menjadikannya sebagai salah satu peserta termuda di Kejuaraan Dunia FINA 2022.
"Kedepannya harus bisa lebih baik lagi. Pertandingan ini jadi pelajaran saja supaya bisa lebih baik dan tentunya berharap bisa lebih banyak kesempatan bertanding," ujar peraih tiga emas saat debut pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
