
ANGGER BONDAN/JAWA POS
JawaPos.com - Hujan yang melanda Sirkuit Mandalika menjelang balapan MotoGP Indonesia, Minggu (20/3), ternyata justru dianggap sebagai "berkah" bagi sebagian pembalap.
Bahkan, bagi pergelaran race secara keseluruhan.
Itu lantaran kondisi aspal lintasan yang rusak parah, terutama di tikungan terakhir. Akibat terkelupasnya aspal di tikungan 17 tersebut dua rider Moto2 mengalami kecelakaan pada lap terakhir.
Sejatinya kondisi tersebut sudah terjadi sejak sebelum balapan Moto2 digelar. Atas dasar laporan itu pula kelas Moto2 dan MotoGP jumlah lap-nya dikurangi.
''Aku tidak yakin balapan bisa dilakukan dalam kondisi kering, karena kondisi lintasan sangat-sangat sulit,'' ungkap rider Suzuki Ecstar Alex Rins dalam wawancara usai balapan.
''Pada tikungan terakir aspalnya mulai mengelupas,''
''Bahkan, meski basah kami merasa pecahan aspal menghajar tubuh kami dari empasan ban rider di depan. Jadi bayangkan jika balapan terjadi dalam kondisi kering,''
''Beruntung, tidak ada yang terluka,''
''Ketika aku membuka baju balapku setelah balapan, aku mendapati dadaku dipenuhi batu-batu hitam,'' ungkapnya.
''Mereka (pengelola) harus memperbaikinya. Karena lintasan ini agak berbahaya. Kita lihat saja. Mereka mengatakan akan mengaspal ulang sirkuit, semuanya (tidak hanya sebagian),''
Tikungan 17 termasuk bagian lintasan yang diaspal ulang setelah tes pramusim. Di sana juga terdapat sambungan antara aspal lama dan aspal baru.
Rekan setim Rins, Joan Mir mengonfirmasi pernyataan tersebut. ''Masalah dengan aspal di sini (Mandalika) menjadi lebih parah ketika kering,''
''Namun, ketika kondisi hujan kita bisa melihat banyak lubang di sekitar tikungan terakhir. Bayangkan jika kering? Woah..pasti akan sulit,''
''Bakal jadi tantangan besar hanya untuk bisa menyelesaikan balapan,''
''Bagi kami (rider) terkejut dengan keputusan mengurangi lap. Itu karena banyak lubang di tikungan terakhir,''

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
