
British boxer Tyson Fury (R) slams a right to the head of US boxer Deontay Wilder during their World Boxing Council (WBC) Heavyweight Championship Title boxing match at the MGM Grand Garden Arena in Las Vegas on February 22, 2020. (Photo by John Gurzinski
JawaPos.com-Tidak seperti biasanya, juara dunia kelas berat versi WBC Tyson Fury memilih merendah. Dia tak banyak sesumbar jelang duel jilid ketiganya kontra Deontay Wilder di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu (10/10). Padahal, biasanya petinju Inggris tersebut kerap sesumbar.
Entah ini hanya taktik untuk membuat Wilder besar kepala atau memang Fury menganggap Wilder kali ini lebih siap. Dia hanya menyebutkan, jika tidak hati-hati, sabuk juara dunia versi WBC yang sekarang dia kuasai bisa direbut Wilder.
’’Banyak yang menyebut Wilder sudah tidak diperhitungkan. Mereka bilang dia sudah lemah. Seakan-akan dia sudah tidak mampu bertarung,’’ ucap Fury dilansir Manchester Evening News.
’’Bagiku itu sama sekali salah. Aku tidak boleh membuat penilaian yang salah. Dia masih yang paling berbahaya di kelas berat ini. Jika beberapa petinju kelas berat dikumpulkan, mereka belum seberbahaya Wilder,’’ tambah petinju 33 tahun tersebut.
Fury menambahkan, setiap naik ring melawan Wilder, dia sejujurnya merasa terancam. Sebab, Wilder punya pukulan tangan kanan yang begitu keras. Dia bisa membuat KO lawan dalam sekali pukulan.
Apalagi, dengan tinggi 201 sentimeter, Wilder memiliki jangkauan yang panjang. Meski posisi tubuhnya jauh, pukulannya bisa mendekat dengan sangat cepat.
’’Jika petinju lain butuh lima kali pukulan untuk menjatuhkanmu, dia hanya butuh seperempatnya saja untuk membuatmu jatuh,’’ ucap Fury yang Februari tahun lalu menang KO di ronde ketujuh atas Wilder.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
