
Photo
JawaPos.com - Garena dengan game andalannya Free Fire turut berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Free Fire menjadi salah satu titel cabang olahraga (cabor) E-Sports yang dipertandingkan dalam format eksibisi, dalam gelaran olahraga terbesar taraf nasional tersebut.
Christian Wihananto, Produser Game Free Fire Indonesia mengungkapkan rasa bangganya atas penunjukan Free Fire sebagai salah satu titel E-Sports resmi yang masuk dalam eksibisi PON XX. Menurutnya, Garena Free Fire telah mendukung perkembangan ekosistem E-Sports Indonesia dalam mencari bibit unggul atlet E-Sports sejak tahun 2018.
"Komitmen ini terus kami perkuat melalui misi kami dalam mengembangkan esports menjadi olahraga kompetitif di kancah nasional maupun internasional yang mengharumkan nama bangsa, sama seperti olahraga bulu tangkis atau sepakbola," ungkapnya.
Dia melanjutkan, sebuah pencapaian tersendiri bagi Garena dengan hadirnya Free Fire dalam eksibisi PON XX Papua menjadi bukti bahwa E-Sports di Indonesia telah berkembang pesat dari semata hobi atau hiburan, dan kini sebagai salah satu cabang olahraga kompetitif yang diakui resmi oleh Pemerintah dan masyarakat Indonesia.
Sejak pendaftaran PON XX Papua untuk Free Fire resmi dibuka pada 20 Agustus silam, telah tercatat lebih dari 17,010 pemain E-Sports yang bergabung dan unjuk kebolehannya masing-masing dalam babak Pra-PON.
Setelah pertandingan sengit yang terbagi dalam tiga (3) grup dan satu kelompok wildcard pra-PON, kemudian telah terpilih sebelas tim wakil dari berbagai provinsi yang berhasil lolos ke babak final PON XX Papua.
Sebelas tim berhak untuk berangkat ke Papua dan bertarung secara offline untuk memperebutkan gelar juara di PON XX Papua. Wakil Papua tidak akan mengikuti babak Pra-PON dan langsung lolos otomatis sebagai tuan rumah. Sebelas tim tersebut, terdiri dari Top 3 pemenang tiap grup maupun dua tim sebagai Wild Card.
Ajang eksibisi Free Fire di PON XX Papua nantinya akan diselenggarakan di Lapangan Hoki & Kriket di Doyo Baru, Jayapura pada 25 September 2021 (Day 1), dengan 5 round, dan hari berikutnya pada 26 September 2021 (Day 2) dengan 5 round juga.
Model pertandingan yang digunakan pada saat PON Free Fire yakni Best of 10, dengan format poin mengikuti rules yang berlaku juga pada turnamen nasional Free Fire lainnya seperti Free Fire Master League Season IV 2021 yang sedang berjalan.
Survivors (penggemar gamers Free Fire) dapat ikut menonton pertandingan eksibisi Free Fire dari rumah tayangan live stream pada channel Youtube Official dari Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI).
“Kami mengucapkan selamat bertanding untuk 11 tim yang akan berangkat ke babak final PON XX Papua. Bagi tim yang belum berhasil melanjutkan pertandingan, tetap semangat dan semoga beruntung di kesempatan berikutnya," tutup Christian.
Kualifikasi Grup A
Sulawesi Tenggara
DKI Jakarta
Riau
Kualifikasi Grup B
Sulawesi Tengah
Maluku
Lampung
Kualifikasi Grup C
Bengkulu
Maluku Utara
Nusa Tenggara Timur
Kualifikasi Wildcard
Bangka Belitung
Sumatera Utara

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
