
Honda Spanish rider Pol Espargaro steers his motorbike during the qualifying session ahead of the Styrian Motorcycle Grand Prix at the Red Bull Ring race track in Spielberg, Austria on August 7, 2021. (Photo by JOE KLAMAR / AFP)
JawaPoscom – Finis di posisi ke-16 pada balapan GP Styria menjadi hasil yang memalukan bagi pembalap Repsol Honda Pol Espargaro.
Padahal, musim lalu dia berhasil naik podium ketiga di sirkuit yang sama. Saat itu dia masih membela tim KTM.
Espargaro menyebut masalah utamanya bersama Honda tetap dari race ke race musim ini. Yakni, cengkeraman atau grip ban belakang yang tidak bekerja maksimal.
Kondisinya makin tidak menguntungkan karena start balapan kemarin harus diulang. Itu menyusul insiden tabrakan di lap ketiga antara pembalap KTM Dani Pedrosa dan pembalap Aprilia Lorenzo Savadori.
”Sirkuit ini sebenarnya cocok untukku. Aku naik podium musim lalu. Hasil kali ini sungguh memalukan. Sejak balapan di Qatar, belum ada yang berubah. Grip ban belakang masih menjadi masalah untukku,” ucap Espargaro seperti dilansir Motorsport.
Di balapan pekan lalu, Espargaro finis terpaut 31,15 detik dari pembalap Pramac Ducati Jorge Martin yang menjadi kampiun di GP Styria tersebut.
Espargaro berharap bisa mengatasi masalah lebih baik saat tampil di GP Austria di sirkuit yang sama akhir pekan ini.
”Jika aku memiliki grip ban belakang yang lebih baik, aku yakin memiliki hasil kualifikasi yang lebih baik. Aku akan punya akselerasi dan pengereman ban belakang lebih dinamis jika masalah tersebut terpecahkan,” tambah pembalap yang masih berada di peringkat ke-14 itu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
