
Mutiara Ayu Puspitasari berhasil naik podium usai mengalahkan pemain senior asal Hungaria, Agnes Korosi di Slovenia International 2021.
JawaPos.com-Tunggal putri muda Indonesia yang baru berusia 15 tahun, Mutiara Ayu Puspitasari, sukses menjadi juara Slovenia International 2021.
Pada partai final, Mutiara mengalahkan pemain Hungaria Agnes Korosi. Perbedaan usia dan jam terbang yang jauh tak membuat Mutiara gentar. Mutiara mengalahkan Agnes yang merupakan unggulan ketiga dalam rubber game dengan skor 21-14, 19-21, dan 21-16. Mutiara memungkasi pertandingan dalam tempo 58 menit.
Mutiara sendiri belum memiliki ranking dunia. Sedangkan Korosi berada di peringkat 133 dunia dan sudah berusia 25 tahun. Artinya, jarak usia antara Mutiara dan Korosi membentang sampai 10 tahun.
Bagi Mutiara, kemenangan di Slovenia sangat manis. Sebab, ini adalah gelar perdananya pada level internasional. Sebelumnya, Mutiara sempat mencapai semifinal pada kejuaraan Korea Junior Open International Challenge 2019.
"Terima kasih kepada PB Djarum yang selalu mendukung saya dan Pak Victor Hartono yang sudah mendukung bulu tangkis di Indonesia. Kemenangan ini akan menjadi motiviasi saya untuk meraih gelar juara di turnamen yang lebih bergengsi lagi," tutur Mutiara yang merupakan pemain PB Djarum dikutip dari siaran pers yang diterima JawaPos.com.
Pada game pertama, Mutiara selalu unggul jauh. Mulai dari 10-3, 13-7, 18-11, dan akhirnya menutup game pembuka dengan skor 21-14. Di game kedua, Korosi awalnya berhasil memimpin jauh, 17-13.
Tetapi Mutiara bisa bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 17-17. Sayang, dia kehilangan momentum dan akhirnya kandas dengan skor 19-21.
Nah, di game ketiga, Mutiara tampil luar biasa. Dia memimpin jauh 16-5 dan akhirnya tanpa kesulitan untuk menutup pertandingan dengan kemenangan 21-16.
Kemenangan Mutiara juga disusul oleh ganda putra Muhamad Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo. Pemain PB Djarum itu sukses mengalahkan pasangan Denmark William Kryger Boe/Christian Faust Kjaer dalam straight game dengan skor 21-13 dan 21-13.
Baca Juga: Hajar Pembunuh Raksasa, Ganda Indonesia No 221 Dunia Melesat ke Final
Tak hanya bermain di sektor ganda putra, Erwiansyah juga turun pada nomor ganda campuran. Dia berpartner dengan Sofy Al Mushira Asharunnisa. Hasilnya, Erwiansyah/Sofy sukses melaju ke babak final.
Namun, mereka kalah di partai puncak melawan ganda campuran Malaysia Choong Hon Jian/Mastoh Ee Wei dalam dua game dengan skor, 21-23 dan 17-21.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
