
Photo
JawaPos.com-Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar tertinggi dalam kariernya hari ini (17/1). Mereka sukses menjadi kampiun Yonex Thailand Open 2020 di Impact Arena.
Ini menjadikan Greysia/Apriyani, untuk kali pertama, berhasil mengangkat trofi juara turnamen Super 1.000.
Pada partai final, Greysia/Apriyani mengalahkan ganda putri Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. Greysia/Apriyani tampil sangat dominan, mendikte total permainan, dan agresif untuk meraih kemenangan dengan skor telak 21-15 dan 21-12.
Greysia/Apriyani menyelesaikan pertandingan dalam tempo 52 menit. "Bagi kami berdua ini tidak bisa dipercaya. Kami ingin berterima kasih kepada Tuhan karena memberikan kami kesempatan untuk berada di sini dan menjadi juara," ucap Greysia dikutip dari situs resmi BWF.
"Kami sangat fokus, siap menghadapi pertandingan, dan ingin memberikan yang terbaik. Kami berusaha meraih satu demi satu poin hari ini. Ketika kami mengambil game pertama, kami yakin yang lain akan mengikuti," imbuh pemain berusia 33 tahun itu.
Greysia menambahkan bahwa sejak pertandingan di ronde pertama, mereka hanya ingin menang. Dan ternyata, ambisi, tekad, dan hasrat itu terealisasi dalam pertandingan hari ini.
"Selama pandemi ini, kami tidak pernah berhenti berlatih. Kami benar-benar menginginkan (gelar) ini. Terima kasih kepada Thailand yang akhirnya berhasil menggelar turnamen ini," ucap Greysia. "Kami speechless. Benar-benar speechless," timpal Apriyani.
Greysia Polii/Apriyani Rahayu memanfaatkan benar absennya ganda putri nomor satu dunia Chen Qingchen/Jia Yifan asal Tiongkok. Juga tak bermainnya dua jagoan Jepang yang berstatus nomor dua dan tiga dunia, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota serta Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.
Dalam lima laga, Greysia/Apriyani empat kali menang dua game langsung. Satu-satunya pertarungan rubber game yang dijalani Greysia/Apriyani adalah ketika menghadapi unggulan ketiga asal Korea Selatan Lee So-hee /Shin Seung-chan. Saat itu, Greysia/Apriyani menang dengan skor 15-21, 21-15, dan 21-16.
Baca Juga:
Tampil Memalukan di Game 1, Ganda No 1 Indonesia Gagal Jadi Juara
Bantai Unggulan 7 Jagoan Tuan Rumah, Ganda No 1 Indonesia Jadi Juara
Usai Dibantai, Tunggal Denmark Puji Anthony Ginting Pemain Kelas Dunia
Dengan kemenangan ini, Greysia Polii menjadi pemain pertama dalam sejarah yang menjadi juara Thailand Open sebanyak empat kali.
Sebelumnya, Greysia menjadi juara Thailand Open 2013 ketika berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari. Lalu, dia menjadi kampiun pada 2017, 2018, dan 2020 bersama Apriyani Rahayu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
