Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Mei 2020 | 23.35 WIB

Hancurkan Tony Ferguson, Gaethje Langsung Bidik Khabib Nurmagomedov

JACKSONVILLE, FLORIDA - MAY 09: Justin Gaethje (L) of the United States punches Tony Ferguson (R) of the United States in their Interim lightweight title fight during UFC 249 at VyStar Veterans Memorial Arena on May 09, 2020 in Jacksonville, Florida.   Do - Image

JACKSONVILLE, FLORIDA - MAY 09: Justin Gaethje (L) of the United States punches Tony Ferguson (R) of the United States in their Interim lightweight title fight during UFC 249 at VyStar Veterans Memorial Arena on May 09, 2020 in Jacksonville, Florida. Do

JawaPos.com - Setelah mengalahkan Tony Ferguson pada laga puncak UFC 249, Justin Gaethje mengungkapkan bahwa dia enggan menggunakan sabuk juara interim kelas ringan.

Ketika diwawancarai oleh komentator UFC Joe Rogan, Gaethje mengatakan, kalau dia ingin melakoni duel unifikasi melawan juara dunia kelas ringan Khabib Nurmagomedov.

Menurut petarung Amerika Serikat itu, sabuk juara kelas ringan yang saat ini dikuasai Khabib adalah gelar sejati. “Khabib adalah yang terbaik di dunia. Saya telah bekerja keras untuk tantangan seperti ini, dan saya senang jika bisa mewakili Amerika Serikat menghadapi Rusia (negara asal Khabib),” kata Gaethje seperti dikutip BJPENN.

"Khabib memiliki rekor 28-0 dan tidak ada tantangan lain yang saya inginkan saat ini. Saya ingin bertarung melawan dia," tegasnya.

Gaethje tampil gemilang ketika menghadapi Tony Ferguson pada ajang UFC 249 yang digelar di VyStar Veterans Memorial Arena, Jacksonville, Florida.

Yang juga menjadi kejutan besar, Gaethje sejatinya merupakan petarung pengganti Khabib pada UFC 249 ini. Tetapi, dia malah berhasil meraih kemenanangan TKO pada ronde kelima atas Ferguson.

Photo

Justin Gaethje memakai sabuk juara dunia kelas ringan interim UFC setelah mengalahkan Tony Ferguson pada laga puncak UFC 249 di VyStar Veterans Memorial Arena, Jacksonville, Florida, Minggu (10/5). (Douglas P. DeFelice/Getty Images/AFP).

Duel Tony Ferguson versus Justin Gaethje berlangsung menarik sejak ronde pertama. Kombinasi pukulan tangan kanan dan kiri yang dilepaskan Gaethje beberapa kali mengenai wajah Ferguson.

Pukulan-pukulan Gaethje membuat pelipis kiri Ferguson sobek dan berdarah pada ronde ketiga. Gaethje menutup ronde ketiga dengan melayangkan dua kali pukulan ke tubuh Ferguson.

Ferguson mencoba bangkit pada ronde keempat dengan melepaskan tendangan ke arah Gaethje. Namun, Gaethje mampu membalasnya. Hantaman kakinya nyaris membuat Ferguson kehilangan keseimbangan menjelang akhir ronde keempat.

Kondisi itu dimanfaatkan Gaethje untuk terus menghujani Ferguson dengan pukulan-pukulan keras. Ferguson yang wajahnya sudah bersimbah darah terlihat mulai kewalahan.

Gaethje menyudahi perlawanan Ferguson lewat pukulan tangan kiri beruntun yang tepat mengenai wajahnya. Melihat kondisi Ferguson yang mulai goyah, wasit Herb Dean menghentikan pertarungan dengan kemenangan untuk Gaethje.

Kekalahan atas Gaethje ini mengakhiri rekor 12 kemenangan beruntun yang dikoleksi Ferguson.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore