
Photo
JawaPos.com-Indonesia gagal menempatkan wakilnya di final Malaysia Masters 2020.
Harapan terakhir, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga gagal melaju ke partai puncak. Mereka dikalahkan ganda senior Korea Selatan Lee Yong-dae/Kim Gi-jung dalam rubber game dengan skor 21-14, 19-21, 15-21.
Pertandingan berakhir dalam tempo 69 menit.
Fajar/Rian mengawali pertandingan dengan baik pada game pertama. Pada game kedua pun, mereka terus memimpin perolehan angka sampai akhirnya Lee/Kim menyamakan kedudukan 19-19. Akhirnya, Lee/Kim bablas merebut game kedua dan membuat laga menuju game ketiga.
Pada game ketiga, Fajar/Rian bermain di bawah tekanan dan masuk pola permainan lawan. Defense Lee/Kim yang kuat, membuat ganda nomor lima dunia itu kehilangan akal.
"Pertama-tama, kami tetap bersyukur dengan hasil ini. Di game ketiga kami terbawa permainan mereka, mereka "jadi" mainnya. Kami terbawa irama pelan mereka, pola main mereka defense balik serang," kata Fajar soal permainan dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.
"Waktu di game kedua di angka 5-4, Lee servis dan bolanya seperti melintir dan pengembalian saya pun nyangkut. Memang sempat terpengaruh dari sini, poinnya langsung jauh. Tapi kami tetap bersyukur dengan hasil ini, harus dievaluasi lagi," tambah Rian.
Dengan hasil ini, empat wakil Indonesia di semifinal Malaysia Masters 2020 kompak gagal.
Sebelumnya tiga wakil juga sudah terhenti. Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dikalahkan Li Wenmei/Zheng Yu (Tiongkok) dengan skor 19-21, 21-18, 19-21.
Pada nomor ganda campuran, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dikalahkan ganda campuran nomor satu dunia asal Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong dengan skor 13-21, 12-21.
Sementara itu, ganda nomor dua dunia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan takluk di tangan Li Junhui/Liu Yuchen, juga dari Tiongkok, dengan skor 20-22, 21-19, 22-24.
"Evaluasinya, kami nggak boleh hilang fokus, harus cepat ubah strategi. Lawan seharusnya main di pola kami. Secara keseluruhan kami kurang puas, khususnya hari ini. Kami seperti diakali lawan. Walau kami tahu mereka pemain berpengalaman, tapi seharusnya kami bisa cepat ganti strategi," ucap Fajar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
