
Chandra Satwika/Jawa Pos PEMANASAN: Diananda Choirunisa (kanan) membidik sasaran didampingi Riau Ega Agatha Salsabila saat tampil di Asian Games 2018 lalu.
JawaPos.com - Di tengah wabah virus korona, pelatnas panahan Indonesia akan tetap fokus menghadapi Olimpiade Tokyo 2020.
Ketua Umum PP Perpani Illiza Sa'aduddin Djamal mengatakan bahwa tahap pertama yang dilakukan adalah seluruh atlet dan pelatih harus menjalani pelatnas di Jakarta.
"Saya tidak ingin ada pelatnas di daerah lain. Itu keputusan dalam rapat pengurus PB Perpani yang harus ditaati dan saya yakin semua mendukungnya. Tentang siapa pelatih yang menangani pelatnas akan ditentukan dalam seleksi. Yang pasti, mereka yang terbaik bakal terpilih," tegasnya.
Mengenai persiapan tim, Illiza mengaku waktunya memang tertunda. Sebab, dia baru saja terpilih menjadi Ketum PP Perpani pada 28 Februari. Illiza mengantikan posisi Kelik Wirawan Widodo yang mundur di tengah jalan.
"Kami baru bisa bergerak setelah mendapatkan surat keputusan (SK) dari KONI pusat pada 15 Maret 2020. Waktu rapat pengurus, kami sudah menetapkan program dan jadwal pelatnas tim panahan dimulai pada April,” ucapnya.
Meski sudah tersusun program pelatnas menuju Olimpiade Tokyo 2020, lanjut Illiza, tak semuanya bisa dijalankan terkait adanya wabah virus korona melanda dunia.
"Dua program pelatnas Olimpiade terpaksa dibatalkan yakni event di Thailand dan Shanghai, Tiongkok karena adanya korona. Untuk sementara menjalani pelatnas di Jakarta saja," ujarnya.
Pada Olimpiade Tokyo 2020, PP Perpani sudah meraih dua tiket melalui Riau Ega Agatha dan Dianda Coirunissa untuk nomor perorangan putra dan putri. Mereka dipastikan lolos berdasarkan hasil yang diraih pada Asian Games Jakarta 2018. Riau Ega meraih perunggu dan Dianda mendulang perak.
Untuk menambah tiga tiket ke Tokyo, PP Perpani telah mempersiapkan delapan atlet untuk diterjunkan pada Kejuaraan Dunia Panahan di Berlin, Jerman, 21-28 Juni 2020.
Mereka ditugaskan untuk merebut nomor beregu putra, putri, dan campuran.
"Saat ini, mereka memang menjalani latihan di daerah masing-masing. Mulai 1 April, mereka sudah masuk pelatnas di Jakarta untuk dipersiapkan merebut tiga tiket pada Kejuaraan Dunia Panahan di Jerman. Kami berharap mereka bisa masuk dalam tiga besar untuk memastikan tiket tersebut," katanya.
Sementara, Wakil Ketua Umum PB Perpani Alman Hudri menambahkan, kalau tidak ada halangan, tim pelatnas akan menjalani training camp di Belanda, Mei hingga Juni 2020. “Kalau tidak ada halangan ya. Mudah-mudahan mereka bisa meningkatkan prestasi dan bisa dapat tiga tiket lagi,” ucapnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
