
Novak Djokovic of Serbia celebrates after defeating Denis Kudla of the US during the Round Three Men
JawaPos.com–Novak Djokovic adalah salah seorang pemain paling ramah. Lucu pula. Sampai dijuluki joker, alias si tukang bercanda. Darling banget, baik di mata media maupun fans. Nah, kalau dia sampai marah-marah kepada seorang fans, berarti sudah keterlaluan.
Itulah yang terjadi dalam sesi latihan Nole—sapaannya—Jumat (30/8) lalu.
Nole, yang sedang berlatih untuk melakoni babak ketiga melawan Denis Kudla (AS), terganggu oleh celetukan fans. Posisi pria itu di tribun di belakang Nole. Petenis 32 tahun itu sampai batal servis begitu mendengar celetukan si fans. Dia lalu berbalik menuju tribun. ''Aku cari kamu ya. Percaya deh. Aku bakal cari sampai ketemu,'' katanya sambil menuding.
Namun, ternyata kondisi mental dia tidak terganggu oleh ''perseteruan'' dengan fans. Bahu kiri yang kesakitan di babak kedua juga seperti tidak ada bekasnya. Jumat malam waktu setempat (kemarin pagi WIB), pemain nomor satu dunia itu menghajar Kudla 6-3, 6-4, 6-2 hanya dalam 2 jam 3 menit.
Hasil itu membuatnya melenggang ke babak 16 besar untuk kali ke-12 dalam 14 kali penampilan di Flushing Meadows. Juga mengantarnya menembus lima besar petenis dengan rekor menang-kalah terbaik di AS Terbuka. Rekornya adalah 72-10. Dua kemenangan lagi, dia bisa menyalip rekor Ivan Lendl.
''Kondisi tubuhku jauh lebih baik dari pertandingan sebelumnya,'' ucap Djokovic sebagaimana dilansir AFP. Ditanya soal insiden dengan fans, pemilik 16 gelar grand slam itu ogah membahasnya. ''Aku nggak akan ngomong soal itu. Tapi kupikir dia membantuku. Meski dia sebenarnya nggak ingin melakukan itu, sebenarnya dia membantuku. Sangat-sangat membantu,'' imbuhnya, lalu tertawa.
Nole mengancam akan mencari si pria sampai ketemu. Memangnya kalau ketemu, mau diapakan? ''Aku ajak minum. Aku suka dia. Nanti aku belikan minum,'' ucapnya, sambil menolak mengungkap apa yang diucapkan si pria sampai dia begitu marah.
Ada indikasi, si fans menyebut-nyebut sesuatu tentang kondisi bahunya yang secara ''ajaib'' begitu cepat pulih. Publik mengira Djokovic sudah habis saat dia tampak kesakitan dalam laga babak kedua melawan Juan Ignacio Londero dua hari sebelumnya. Bahkan, Nole mengaku berpikir untuk mundur dari pertandingan. Nah, kemarin, kesakitan itu seperti tak pernah ada.
Yang bikin penasaran, Nole menutup mulut rapat-rapat soal metode perawatannya. ''Bahuku hampir pain-free. Masih sakit sih, tapi aku senang dengan perkembangannya. Kemarin aku nggak berlatih. Jadi ya, mungkin istirahat itu ada efeknya,'' papar dia.
Nole bakal bentrok dengan Stan Wawrinka di babak 16 besar. Itu adalah ulangan final AS Terbuka 2016. Sekaligus nostalgia. Sebab, sejak perjumpaan yang dimenangkan Wawrinka itu, keduanya tak pernah lagi bertemu. Melihat penampilannya kemarin, Nole tetap lebih diunggulkan.
Terlebih, rekor head-to-head juga masih 19-5 untuk keunggulan Nole.
Nole juga mengalami musim yang mengagumkan. Dia memenangi empat dari lima ajang mayor terakhir. Mulai Wimbledon 2018, AS Terbuka 2018, Australia Terbuka 2019, hingga Wimbledon 2019. Wawrinka adalah kebalikannya.
Setahun terakhir dia disibukkan dengan pemulihan cedera lutut kirinya. Petenis Swiss itu terlempar di ranking 24 dunia.
''Ini akan menjadi duel yang seru,'' ucap Wawrinka dilansir situs resmi ATP mengomentari laga kontra Nole. ''Akan ada banyak reli-reli panjang. Aku akan lakukan yang terbaik,'' tambahnya.
Di babak kedua kemarin Wawrinka mengalahkan petenis Italia Polo Lorenzi 6-4, 7-6(9), 7-6(4). Ini raihan apik Wawrinka setelah di Wimbledon lalu dia tersingkir pada babak kedua.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
