
Japan
JawaPos.com-Laga ekshibisi menarik melibatkan sejumlah pemain terbaik tim nasional Jepang berlangsung pekan ini (15/2).
Dalam ajang bertajuk, 'Sehari Laga Bulu Tangkis Impian" yang digelar Daihatsu tersebut, sejumlah pemain Jepang ikut berpartisipasi.
Bintang terbesarnya adalah tunggal nomor satu dunia Kento Momota. Selain itu, ajang itu juga menghadirkan dua tunggal putri Jepang Nozomi Okuhara dan Akane Yamaguchi serta pemain ganda putra dan campuran Yuta Watanabe.
Salah satu pertandingan menarik adalah ketika Momota menghadapi murid SMA berusia 16 tahun bernama Yudai Okimoto.
Pertandingan itu menggunakan aturan yang berbeda. Pertama, laga hanya digelar sampai angka 11. Selain itu, sebelum pertandingan, Okimoto mendapatkan keuntungan dengan langsung memimpin dengan skor 5-0.
Selain itu, dalam kondisi 8-8, Momota harus mengikuti aturan yang lain. Dia tidak boleh menjatuhkan shuttlecock di area depan garis servis Okimoto. Jika, bola Momota jatuh di sana, maka otomatis poin untuk Okimoto bertambah.
Pertandingan itu berjalan dengan asyik. Momota yang tertinggal 0-5, berhasil menyusul, menyamakan kedudukan, dan bahkan memimpin dalam situasi 10-9.
Setelah itu, Momota melakukan dua kesalahan sendiri. Pertama, bolanya jatuh di area depan garis servis Okimoto. Sedangkan yang kedua, pukulan Momota menyangkut di net. Momota akhirnya kalah dengan skor 10-11.
Saat bola terakhirnya menyangkut di net itu, Momota berteriak dengan keras dan lantas tersenyum. Dia seakan-akan kesal dengan kekalahan yang baru saja dia telan.
"Pemain junior ternyata lebih kuat daripada yang saya kira, saya tidak merasa bisa bermain sebaik itu ketika saya masih muda," begitu komentar Momota setelah pertandingan.
Momota akan terjun pada All England 2021 bulan depan. Itu adalah debutnya pada musim 2021. Momota sejatinya hendak berangkat untuk berlaga pada tiga ajang Asia Leg 2020 di Bangkok, Thailand bulan lalu.
Namun, ternyata Momota positif terinfeksi Covid-19. Hal itu membuat tim Jepang mundur dari Thailand Open I, Thailand Open II, dan BWF World Tour Finals 2020.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
