
Pelatih Mahameru, Liem Filixs, menganggap dua pemain asing tak bermain sesuai ekspektasi.
JawaPos.com - Mahameru Surabaya memang mengakhiri Jawa Pos-Honda Pro Tournament 2016 dengan baik. Mereka mampu mengalahkan Makassar Warriors dengan skor 63-47 d DBL Arena Surabaya, Kamis (15/12).
Meski begitu, secara keseluruhan mereka hanya menang dua kali dan kalah pada tiga laga sisanya. Hasil ini tak diharapkan untuk tim dengan dua pemain asing.
Pelatih Mahameru, Liem Filixs, mengungkapkan bahwa dua pemain asing, yaitu Brandon Moore dan Terry Flint, tak bermain sesuai ekspektasi. "Memang para pemain asing kurang memberikan kualitasnya. Awalnya mereka mengaku mengalami jet lag, tapi performa buruknya malah berlanjut ke laga selanjutnya," sesalnya.
Dia menambahkan, "Kami jelas berharap kepada mereka. Tapi, masa menghadapi pemain lokal kalah? Bukannya meremehkan pemain lokal, tapi tak seharusnya pemain asing seperti itu. Karena kami membutuhkan mereka tak hanya di lapangan".
Coach Filixs awalnya menginginkan para pemain asing menjadi mentor pemain lokal di Mahameru. Tapi, hal tersebut malah sulit terealisasi. "Ke depannya saya harap Mahameru bisa mendapat pemain berkualitas yang bisa membantu para pemain lain menaikkan level permainannya," ungkapnya.
"Kami sempat bagus di awal turnamen ini. Tapi, sejak laga kedua, terjadi penurunan performa dan terlihat jelas mental kami masih harus dikembangkan," tutup dia. (rap/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
