Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Oktober 2015 | 16.20 WIB

Sony Dwi Kuncoro Membangun GOR Bulutangkis Impiannya (2/Habis)

Sony Dwi Kuncoro - Image

Sony Dwi Kuncoro

SELAIN ingin kembali berprestasi di lapangan, ada impian masa lalu yang saat ini mulai bisa diwujudkan, yaitu memiliki GOR bulu tangkis. Beralamat di Jalan Medokan Asri Tengah, Sony memilih untuk membangun gedung impiannya sejak usia belia tersebut.



GOR tersebut  nantinya bakal bernama Sony Dwi Kuncoro Badminton Center. GOR tersebut bertujuan sebagai sarana atlet Indonesia khususnya Jawa Timur dan Surabaya untuk bisa merasakan tampil di gelanggang yang sangat menunjang performa. Selain itu, nama GOR bulu tangkis yang bisa disingkat menjadi SBC ini juga bisa menjadi jaminan bisnis di hari tua. Juga, bisa dipakai untuk umum.



"Ini (memiliki GOR) sudah saya targetkan sejak 2002 lalu. Pada tahun itu pula saya mulai menabung. Prize money dari turnamen sebagian saya sisihkan untuk ini. Sebab, saya yakin jika suatu saat pasti terealisasi. Hanya, belum tahu kapan," ujarnya kemudian tertawa.



Langkah untuk membangun GOR dimulai pada 2011 saat ibu mertuanya juga turut membantu dalam 'pemilihan' lokasi tanah. Dari lima calon lokasi, dipilihlah tanah lapang yang terletak di Jalan Medokan Asri Tengah. Alasannya, selain dekat dengan rumah mertua, Sony juga merasa jika di sana merupakan tempat yang tepat.



Setelah tercapai kata deal, perencanaan mulai disusun. Namun, kesibukan Sony yang masih berkutat di pelatnas menjadikan proyeknya itu sedikit tertunda. 



"Dana yang belum cukup juga jadi faktor kok," ujarnya. Usai menunggu cukup lama, proses pembangunan akhirnya bisa benar-benar dimulai awal tahun ini. 



Disinggung soal dana, Sony mengaku jika semua murni dari kocek pribadinya. Dia berjuang dengan menabung untuk bisa merealisasikan mimpi masa mudanya tersebut sedikit demi sedikit sejak 13 tahun lalu. 



"Kalau pas kering prestasi ya kering juga tabungannya. Sebab, saya sudah tidak bujang lagi. Jadi keperluan keluarga saya tetap prioritas," imbuhnya.



Hingga saat ini, pembangunan GOR sudah 50 persen tergarap. Tidak heran jika Sony begitu getol untuk menyelesaikan proyeknya tersebut. Sebab, inilah wujud dari kebanggannya terhadap olahraga yang sudah membuat namanya terbang sangat tinggi hingga bisa dikenal hampir oleh penikmat bulu tangkis sekolong jagat.



Terlebih, lokasi GOR terletak di kota kelahirannya, Surabaya. Tentu unsur sentimental sangat besar. Sebab, Surabaya bisa dikatakan sebagai salah satu mesin pencetak bakat-bakat brilian bulu tangkis. Jadi, memiliki tempat yang sangat memorable dari salah satu atlet kebanggan arek asli Surabaya menjadi sebuah hidangan wajib.



"Saya ingin Surabaya memiliki tempat yang bisa jadi jujukan dan kenangan akan prestasi atletnya di bulu tangkis. Dan, selama ini saya rasa belum ada yang seperti itu. Semoga ini bisa segera rampung," ujar Sony penuh harap. (*)


Editor: Andi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore