Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Agustus 2015 | 16.00 WIB

Ini Loh Standar Atlet dan Pelatih yang Ingin Masuk Satlak Prima

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan tetap mempertahankan fungsi Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) sebagai tempat pembinaan atlet-atlet elit. 



Oleh karena itu, kata Deputi Bidang Prestasi Kemenpora, Joko Pekik Irianto di Jakarta, pekan lalu, Satlak Prima akan menerapkan standarisasi khusus kepada atlet, pelatih,  hingga manajer tim.



"Satlak Prima itu didirikan sebagai tempat menggodok atlet-atlet elit. Begitu juga pelatih dan manajer tim yang dilibatkan. Jadi, manajemen Satlak Prima tidak boleh lagi sembarangan atlet dan pelatih yang bisa masuk ke Prima. Mereka harus memenuhi standarisasi yang ditentukan," tegas Joko Pekik Irianto.



Sebelumnya, Komandan Satlak Prima Suwarno pernah mengajukan adanya penambahan atlet yang akan menghuni skuad Prima. Hal ini terkait dengan terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Namun, hal itu ditentang Joko Pekik. 



"Saya memang tidak menyetujui usul adanya penambahan kuota atlet karena Satlak Prima itu tidak berpatokan pada kuantitas tetapi mengedepankan kualitas atlet," jelasnya.



Ketika ditanyakan mengapa standarisasi juga ditetapkan terhadap manajer tim, Joko Pekik menjawab. 



"Saya tak mau lagi kejadian lama terulang dimana manajer tim tidak pernah mendampingi atlet dan tak mengerti aturan pertandingan. Manajer Tim itu harus selalu hadir mendampingi tim dan bisa mengatur tim dan mengerti peraturan pertandingan," urainya



Menurut, Joko Pekik juga mengakui bahwa kualitas pelatih yang ditunjuk menangani Satlak Prima perlu dilakukan perbaikan. Apalagi, Indonesia bakal menghadapi Olimpiade Rio de Jeneiro 2016, SEA Games Malaysia 2017 dan tuan rumah Asian Games 2018. 



"Kualitas pelatih memang perlu ditingkatkan. Dan, kita juga mendukung jika memang perlu dilibatkan pelatih asing untuk menangani atlet," tandasnya.



Penerapan standarisasi atlet, pelatih dan manajer tim yang menjadi penghuni Prima ini sudah pernah diusulkan SIWO Pusat melalui Seminar Evaluasi Prima dan Standarisasi Prestasi Sebagai Pondasi Sukses Asian Games 2018 di Hotel Twin Jakarta, Rabu (3/12/2014) lalu.



Dalam seminar itu, Ketua Panitia Pelaksana Seminar, Azhari Nasution mengatakan, dengan adanya standarisasi itu tidak ada lagi like and dislike dalam penentuan atlet, pelatih dan manajer tim. 



"Dengan adanya standarisasi maka tidak ada lagi kasus pemilihan atlet, pelatih dan manajer ke multieven karena faktor like and dislike. Dengan demikian mereka yang diikutsertakan adalah yang memang pantas sesuai dengan capaian dan rekornya," ujarnya.(dam/ndi/JPG)

Editor: Andi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore