Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Januari 2020 | 05.31 WIB

Kami Kurang Puas, Rasanya Seperti Diakali Lawan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com-Indonesia gagal menempatkan wakilnya di final Malaysia Masters 2020.

Harapan terakhir, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga gagal melaju ke partai puncak. Mereka dikalahkan ganda senior Korea Selatan Lee Yong-dae/Kim Gi-jung dalam rubber game dengan skor 21-14, 19-21, 15-21.

Pertandingan berakhir dalam tempo 69 menit.

Fajar/Rian mengawali pertandingan dengan baik pada game pertama. Pada game kedua pun, mereka terus memimpin perolehan angka sampai akhirnya Lee/Kim menyamakan kedudukan 19-19. Akhirnya, Lee/Kim bablas merebut game kedua dan membuat laga menuju game ketiga.

Pada game ketiga, Fajar/Rian bermain di bawah tekanan dan masuk pola permainan lawan. Defense Lee/Kim yang kuat, membuat ganda nomor lima dunia itu kehilangan akal.

"Pertama-tama, kami tetap bersyukur dengan hasil ini. Di game ketiga kami terbawa permainan mereka, mereka "jadi" mainnya. Kami terbawa irama pelan mereka, pola main mereka defense balik serang," kata Fajar soal permainan dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

"Waktu di game kedua di angka 5-4, Lee servis dan bolanya seperti melintir dan pengembalian saya pun nyangkut. Memang sempat terpengaruh dari sini, poinnya langsung jauh. Tapi kami tetap bersyukur dengan hasil ini, harus dievaluasi lagi," tambah Rian.

Dengan hasil ini, empat wakil Indonesia di semifinal Malaysia Masters 2020 kompak gagal.

Sebelumnya tiga wakil juga sudah terhenti. Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dikalahkan Li Wenmei/Zheng Yu (Tiongkok) dengan skor 19-21, 21-18, 19-21.

Pada nomor ganda campuran, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dikalahkan ganda campuran nomor satu dunia asal Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong dengan skor 13-21, 12-21.

Sementara itu, ganda nomor dua dunia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan takluk di tangan Li Junhui/Liu Yuchen, juga dari Tiongkok, dengan skor 20-22, 21-19, 22-24.

"Evaluasinya, kami nggak boleh hilang fokus, harus cepat ubah strategi. Lawan seharusnya main di pola kami. Secara keseluruhan kami kurang puas, khususnya hari ini. Kami seperti diakali lawan. Walau kami tahu mereka pemain berpengalaman, tapi seharusnya kami bisa cepat ganti strategi," ucap Fajar.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore