
Motorsport.com SIRKUIT FAVORIT: Bintang Repsol Honda Marc Marquez tampil dalam GP Amerika di COTA, Austin, tahun lalu (14/4/2019).
JawaPos.com – Protes dan kemarahan rider MotoGP terkait buruknya permukaan aspal Circuit of the Americas (COTA) tak dianggap serius oleh Dorna, sebagai penyelanggara balapan.
Dalam rapat komisi keselamatan yang diikuti para rider, Dorna menolak desakan sejumlah pembalap agar balapan diperpendek.
‘’Aku rasa mereka menganggap kami (rider) bercanda. Mereka menganggap suara kami tidak serius,’’ ucap rider Tech 3 KTM Danilo Petrucci kesal.
Tampak Petrucci kesal dengan situasi tersebut. Padahal, dia dikenal sebagai pembalap paling kalem di grid MotoGP.
''Aku akan sangat berhati-hati saat membalap nanti. Saat fisik kelelahan, kita tidak akan mampu membelokkan motor dengan baik,'' cetusnya.
Saat rapat komisi keselamatan tersebut, sejumlah pembalap meminta agar race tidak digelar hingga 20 lap. Tujuannya agar fisik tidak terkuras habis di trek yang sangat bergelombang ini.
‘’Aku rasa kami sudah sangat kesulitan hanya untuk bertahan di atas motor,’’ tambah rekan setim Petrucci, Iker Lecuona.
‘’Jangankan berpikir untuk melaju dengan kencang, karena bertahan untuk tetap bisa berada di atas motor saja berat,’’ tandasnya.
Lebih keras lagi, peraih pole position GP Amerika Serikat Pecco Bagnaia menyatakan tidak akan mengambil risiko besar dengan memaksa membalap dalam kondisi berbahaya seperti ini.
Dia menyebut, lebih baik kehilangan kesempatan mendulang poin maksimal dengan membalap melampaui batas, ketimbang celaka di tengah balapan.
‘’Saat melintas di tengah gelombang, motor bergerak tidak menentu. Dalam kondisi seperti itu, sangat sulit untuk melakukan overtaking,’’ tandasnya.
Dalam rapat komisi keselamatan tersebut akhirnya hanya menyepakati bahwa rider MotoGP meminta agar permukaan COTA diaspal ulang sebelum GP AS edisi berikutnya tahun depan.
GP AS 2022 sendiri dijadwalkan berlangsung pada April.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
