
Photo
JawaPos.com – Memasuki musim balap 2020, Formula 1 sudah dinanti tantangan besar. Sepanjang 2019, tercatat penurunan penonton televisi yang signifikan, khususnya di Inggris. Perpindahan siaran Formula 1 (F1) dari format gratis ke ke televisi berbayar, Channel 4-Sky, membuat jumlah penonton terus merosot.
Dengan format baru Channel 4 (di bawah Sky) hanya menyiarkan GP Inggris secara gratis. Sementara itu, sisa balapan hanya berupa highlight. Pada 2018 Channel 4 mencatat penurunan jumlah penonton hingga 10,8 juta. Dan, sepanjang 2019, penonton total F1 hanya tersisa 34,7 juta.
Meski peralihan hak siar ke Sky membuat jumlah pelanggan siaran berbayar meningkat 2,2 juta menjadi 20,1 juta, total penonton di Inggris justru menurun 13,6 persen pada 2018. Atau sekitar 8,6 juta.
Channel 4 mengumumkan, highlight balapan yang menyedot paling banyak penonton di musim 2019 adalah GP Jerman. Mencapai 2,1 juta penonton. Menurut data yang didapat koran Inggris The Independent, jumlah tersebut 4 persen lebih banyak daripada penonton highlight GP Monako. Bahkan menembus dua kali lipat penonton GP Amerika Serikat (AS) yang menjadi penentu gelar juara bagi Lewis Hamilton.
Ironisnya, GP Jerman tak akan ada lagi dalam kalender F1 2020 karena tuan rumah tidak mampu membayar fee penyelenggaraan. Padahal, GP Jerman adalah salah satu balapan klasik di F1.
Meski demikian, Direktur Riset Global F1 Matt Roberts tetap optimistis penonton balapan jet darat bakal bertambah di 2020. Salah satu strategi yang sudah mereka tempuh adalah mendorong televisi pemegang hak siar untuk membuat acara F1 di momen-momen prime time untuk mengundang lebih banyak penonton.
”Channel 4 akan kembali memiliki acara highlight (di 2020, Red). Kami telah bekerja sama dengan mereka untuk memastikan acara-acara itu berada di prime time,” ucap Roberts.
Di lain sisi, untuk menyambut musim baru, F1 kemarin merilis logo khusus memperingati 70 tahun kiprah mereka. Perkenalan logo tersebut diyakini merupakan awal dari banyak hal yang telah mereka persiapkan untuk membuat balapan musim 2020 makin meriah.
”Bagi kami, ini adalah 70 tahun yang penuh keberanian, kemuliaan, kekuatan, dan kebanggaan. Kami telah bekerja keras untuk sampai ke titik ini. Dan kami ingin memastikan akan terus menggelar balapan terbesar di planet ini,” tulis F1 dalam rilis resmi mereka dilansir GPToday.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
