Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Juni 2023 | 18.51 WIB

Momen Djokovic Ukir Sejarah di French Open Disaksikan Mbappe dan Ibrahimovic

Novak Djokovic memberikan pesan menyentuh terkait konflik di Kosovo saat dirinya tampil di French Open 2023. - Image

Novak Djokovic memberikan pesan menyentuh terkait konflik di Kosovo saat dirinya tampil di French Open 2023.

JawaPos.com – Novak Djokovic menciptakan sejarah, Minggu (11/6), ketika dia meraih gelar Grand Slam ke-23. Gelar itu sekaligus memecahkan rekor dengan kemenangan French Open ketiganya.

Petenis asal Serbia berusia 36 tahun itu menepis serangan awal untuk mengalahkan petenis Norwegia Casper Ruud 7-6 (7/1), 6-3, 7-5 dan mengakhiri catatan 22 gelar Grand Slam yang dia pegang bersama Rafael Nadal.

"Perasaan yang luar biasa untuk memenangi 23 gelar Grand Slam. Saya sangat bersyukur dan diberkati berdiri di sini dengan begitu banyak pencapaian luar biasa," kata Djokovic, seperti disiarkan AFP.

Kemenangan untuk ketiga kalinya di Paris, setelah 2016 dan 2021, menambah 10 gelar di Australian Open, tujuh di Wimbledon, dan tiga di US Open.

Hanya Margaret Court dan Serena Williams di tenis putri berhasil meraih 23 gelar Grand Slam. Pencapaian 24 gelar Grand Slam sepanjang masa kini menjadi target Djokovic di Wimbledon bulan depan.

Dengan kemenangan French Open, Djokovic akan merebut kembali peringkat satu dunia, Senin (12/6), dan memulai pekan ke-388 di posisi teratas.

Final French Open menarik perhatian para bintang olahraga, termasuk pesepak bola Kylian Mbappe dan Zlatan Ibrahimovic yang duduk berdampingan di area VIP.

Djokovic bermain di final French Open ketujuhnya dan memenangi rekor karier pertemuan 4-0 atas Ruud, tanpa kehilangan satu set pun.

Namun, peringkat keempat dunia asal Norwegia itu lebih tenang dalam pertemuan kali ini. Dia memimpin 2-0 pada awal pertandingan.

Ruud, runner-up French Open 2022, unggul 3-0 dan 4-1 sebelum Djokovic merebut kembali break pada gim ketujuh.

Djokovic melewatkan break point pada gim kesembilan, jatuh ke lapangan tanah liat merah saat dia mengejar pukulan Ruud. Dia kemudian melaju melalui tiebreak, menyegel set pembuka dengan forehand.

Meski lebih muda 12 tahun dari Djokovic, Ruud yang juga kalah di final US Open 2022 dari Carlos Alcaraz, tiba-tiba terlihat kelelahan.

Djokovic mematahkan servis untuk memimpin 2-0 pada set kedua, dan meskipun Ruud menyelamatkan dua set point pada gim kedelapan, petenis Serbia itu semakin mendekati mimpinya untuk memecahkan rekor.

Ruud menyelamatkan break point pada gim ketiga set ketiga untuk tetap dalam langkahnya mengejar ketertinggalan. Namun, Djokovic melakukan break pada kedudukan 6-5, dan menyegel tempatnya dalam sejarah ketika pukulan Ruud melebar.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore