
Novak Djokovic berhasil melaju ke final Australia Open 2026. (@DjokerNole/X)
JawaPos.com–Novak Djokovic menyingkirkan Jannik Sinner lewat laga lima set dalam laga semifinal Australia Open yang dramatis dan melelahkan, pada Jumat (30/1) di Melbourne.
Novak Djokovic memastikan tiket ke final Australia Open usai mengalahkan Jannik Sinner dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, dan 6-4. Pertandingan semifinal berlangsung hampir empat jam dan berakhir pada Sabtu (31/1) pukul 01.35 dini hari waktu setempat.
Kemenangan itu terasa sangat istimewa bagi Novak Djokovic. Pasalnya, petenis berusia 38 tahun itu memutus tren lima kekalahan beruntun dari Jannik Sinner, sekaligus menumbangkan juara Australian Open dua edisi terakhir.
Sinner selalu mencapai final dalam enam turnamen Grand Slam terakhir sebelum akhirnya dihentikan Djokovic di semifinal kali ini. Secara statistik, Sinner sebenarnya tampil lebih dominan.
Petenis berusia 24 tahun itu mencatat 26 ace berbanding 12 milik Djokovic, mengoleksi 72 winner, serta memenangkan total 152 poin, lebih banyak dari Djokovic yang mengumpulkan 140 poin. Namun, Djokovic tampil jauh lebih efektif di poin-poin krusial.
Dilansir dari Daily Mail, Djokovic menunjukkan perubahan strategi dengan bermain lebih agresif dari biasanya. Djokovic memaksimalkan servis kedua dan berani mengambil risiko dengan memukul bola lebih keras, terutama ke sisi forehand Sinner. Strategi itu pun menjadi kunci kebangkitan Djokovic setelah tertinggal di set pertama dan ketiga.
Momen paling menegangkan terjadi di set kelima. Djokovic dua kali selamat dari posisi 15-40 saat servis lalu mematahkan servis Sinner pada kedudukan 3-3. Meski sempat gagal memanfaatkan dua match point, Djokovic akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan.
Usai laga, Djokovic mengaku hampir kehabisan kata-kata. Petenis asal Serbia itu menyebut pertandingan tersebut sebagai salah satu yang paling intens dalam karirnya. Itu mengingatkannya pada final Australian Open 2012 melawan Rafael Nadal yang berlangsung enam jam.
Dengan hasil itu, Djokovic akan menghadapi Carlos Alcaraz di partai final pada Minggu (1/2). Laga itu disebut-sebut sebagai salah satu final terbesar dalam sejarah tenis.
Alcaraz berpeluang menjadi petenis termuda yang melengkapi koleksi empat gelar Grand Slam. Sedangkan Djokovic memburu sejarah sebagai petenis pertama yang menjuarai 25 gelar Grand Slam.
Usai pertandingan, Djokovic tampak menghampiri Alcaraz di pinggir lapangan. Saat ditanya wartawan apa yang dikatakannya kepada Alcaraz, Djokovic menjawab bahwa dirinya butuh tidur cepat karena sudah tua.
”Saya bertemu Carlos setelah pertandingan dan dia mengatakan kepada saya, maaf karena membuat pertandinganmu terlambat dimulai. Saya lalu menjawab, saya ini sudah orang tua, jadi perlu tidur lebih awal. Saya menantikan untuk bertemu dengannya dalam beberapa hari ke depan,” kata Djokovic dilansir dari TNT Sports.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
