
Raymond/Joaquin memastikan Indonesia dapat satu tiket semifinal di Indonesia Masters 2026. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kejutan kembali diciptakan oleh Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan sukses melaju ke perempat final Indonesia Masters 2026. Duet ganda putra muda itu akan kembali bentrok dengan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan siap memberi mimpi buruk lagi.
Raymond/Joaquin berhasil meraih hasil ciamik saat memainkan pertandingan babak kedua Indonesia Masters 2026 melawan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan (Taiwan). Mereka menang atas unggulan delapan itu lewat duel ketat rubber game dengan skor 14-21, 21-18, 22-20 di Istora Senayan, Kamis (22/1).
"Tadi kita sudah main, saya rasa mainnya all out, kita nggak main baik di poin-poin terakhir memang kita sudah ketinggalan poin," kata Raymond usai pertandingan.
"Cuma tadi kalau saya mikirnya, kita mikirnya kayak nekat aja udah. Karena kan sudah golden poin, jadi kita kayak nekat aja udah," tambah Joaquin.
Kemenangan ini membuat Raymond/Joaquin lolos ke perempat final. Mereka menyusul seniornya, Fajar/Fikri yang sudah lebih dulu mengunci tempat di babak delapan besar berkat kemenangan atas Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dengan skor 21-16, 18-21, 21-13.
Keduanya pun akan saling berhadapan di perempat final. Ini akan menjadi bentrokan kedua Raymond/Joaquin melawan Fajar/Fikri. Mereka sebelumnya pernah bertanding di final Australia Open 2025.
Saat itu, Raymond/Joaquin keluar sebagai pemenang sekaligus jadi juara Australia Open 2025. Mereka menang 22-20, 10-21, 21-18 atas Fajar/Fikri pada partai puncak.
Meski pernah menang, Raymond/Joaquin merasa duel perempat final besok tak bisa dianggap sama dengan saat pertandingan final Australia Open 2026.
"Yang pasti ada berbeda terutama arah angin. Kalau di sini kencang anginnya kalau di Australia lebih minimal. Mereka lebih berpengalaman soal ini. Tapi belum bisa menjawab [lebih lanjut] soal itu," kata Joaquin.
Tapi, Raymond/Joaquin menegaskan bahwa kemenangan jadi misi utama. Mereka bahkan sangat ngebet untuk bisa melawan Fajar/Fikri dan memenangkan pertandingan lagi.
"Jujur ingin lawan senior karena ini di pertandingan. Saya ingin banget lawan mereka. Kalau di latihan kan enggak enak karena senior. Kalau di pertandingan sudah bodo amat. Jadi makanya ini momen yang saya tunggu, saya ingin menang lawan ranking tiga itu," kata Joaquin.
"Mungkin latihan masih ada enggak enaknya kalau sama mereka. Kalau di pertandingan lebih bebas, kalau mereka berkehendak apa ya tergantung service judge dan wasit. Lebih nothing to lose saja," imbug Raymond.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
